Pada dasarnya, setiap orang harus mempunyai informasi dan pengetahuan tentang penanggulangan bahaya kebakaran. Termasuk di antaranya adalah penggunaan hydrant outdoor yang dapat dengan mudah ditemui di beberapa tempat terbuka dan publik.
Selain dapat mengoperasikan hydrant outdoor, minimal setiap individu harus tahu tentang fire alarm dan Novec 1230. Dengan demikian, resiko dan kerugian akibat adanya kebakaran dapat ditanggulangi. Untuk mengetahui informasi dan cara penggunaan hydrant outdoor, bisa didapatkan melalui internet atau pun ikut pelatihan singkat yang diadakan oleh instansi pemadam kebakaran.
Contents
Peran Yang Menjalankan Fungsi Hydrant
Sebelum belajar lebih jauh tentang hydrant outdoor, ada baiknya apabila Anda mengetahui dahulu tentang peran beberapa orang yang bertugas dalam menjalankan fungsi hydrant, yaitu:
1. Hoseman
Adalah orang yang bertugas mempersiapkan selang dan menggulung selang ketika pemadaman berhasil dilakukan.
2. Nozzleman
Untuk posisi ini tugasnya adalah berada pada titik paling ujung dimana ia akan mengarahkan noozle ke titik api.
3. Valveman
Tugasnya tak kalah penting yakni membuka aliran air pada hydrant.
4. Commando
Sesuai dengan namanya, yakni memberikan commando ke para anggota tim yang melaksanakan tugas pemadaman.
5. Pumpman
Untuk pumpman tugasnya adalah menangani berbagai macam permasalah yang terjadi di ruang pompa. Tugas ini juga tak kalah penting karena jika pompa tidak bekerja dengan baik, maka petugas yang lainnya tidak akan dapat bekerja dengan maksimal.
6. Support
Untuk menuju lokasi terjadinya kebakaran tidaklah mudah. Pasti banyak kerumunan orang atau halangan yang lainnya. Nah, inilah tugas support untuk membersihkan area lokasi terjadinya kebakaran sehingga lebih mudah untuk menuju ke sana. Tugasnya yang lain adalah membantu hoseman untuk mengatur selang agar tidak terjadi banyak kendala.
Beberapa orang ini tugasnya sangat vital dan tergantung kondisi lokasi terjadinya kebakaran. Oleh karena itu agar dapat bertugas secara maksimal, area diwajibkan untuk steril. Kondisi hydrant outdoor pun tak kalah pentingnya karena jika tidak dapat digunakan secara maksimal upaya pemadaman akan berjalan lambat.
Tata Cara Dan Prosedur Penggunaan Hydrant Outdoor
Tidak jauh berbeda dengan alat pemadam kebakaran lainnya hydrant outdoor sama-sama mempunyai tujuan untuk memproteksi gedung atau suatu tempat dari bencana kebakaran. Akan tetapi, cara kerja hydrant sedikit berbeda dengan alat yang lainnya karena tidak bekerja secara otomatis. Apakah Anda penasaran bagaimana cara kerja hydrant selama ini? tidak perlu khawatir karena dalam artikel ini akan mengupasnya secara lengkap untuk Anda.
Namun, sebelum mengetahui cara kerjanya, kita harus berkenalan terlebih dahulu dengan beberapa komponen yang ada pada hydrant, yaitu:
1. Tandon Air
Disebut juga reservoir yaitu penampung air. Tandon ini biasanya terletak di bawah tanah. Syarat kelayakan yang harus dipunyai oleh tandon ini adalah mampu menyediakan air yang nantinya akan digunakan untuk memadamkan api selama 30 menit.
2. Jockey Pump Unit
Fungsi alat ini adalah untuk menstabilkan tekanan air yang berjalan mulai dari tandon air hingga menuju hydrant. Dengan adanya alat ini diharapkan tekanan air akan tetap stabil dan sistem hydrant tidak akan mengalami kerusakan.
3. Electric Pump Unit
Alat ini mempunyai tugas untuk mengalirkan air yang berasal dari tandon menuju hydrant pilar. Pompa ini bekerja dengan energi listrik sebagai sumber dayanya dan harus stabil.
4. Diesel Pump Unit
Lalu bagaimana jika listrik tidak stabil atau sedang ada masalah? Disinilah peran diesel pump sangat dibutuhkan. Namun, jika listrik kembali menyala fungsi diesel akan bertugas untuk menstabilkan tekanan pada sistem hydrant.
5. Hydrant Pilar
Komponen yang tak kalah pentingnya yaitu yang bertugas menghantarkan air dari tandon menuju lokasi kebakaran dengan bantuan selang.
6. Siamese Connection
Apabila air dalam tandon habis sedangkan kebakaran belum dapat diatasi, maka disinilah peran siamese connection dibutuhkan. Alat ini yang akan menyuplai air dari mobil pemadam menuju sistem hydrant.
7. Hydrant Box Unit
Apakah Anda sering menemui hydrant box pada suatu tempat? Penasaran bukan dengan isinya. Yang ada di dalamnya adalah alat pendukung yang akan mengalirkan air dari pilar menuju lokasi dimana kebakaran terjadi.
Cara Kerja Hydrant Outdoor
Bagaimanakah cara kerja hydrant yang efektif sehingga pemadaman dapat segera teratasi, simak urutannya berikut ini.
- Tugas yang pertama dipegang oleh jockey pump yang bertugas untuk memompa air yang berasal dari tandon untuk menuju hydrant. Alat ini akan terus bekerja sampai api berhasil dipadamkan, tapi jika daya kerja mulai menurun, maka akan digantikan oleh electric pump.
- Electric pump akan bekerja maksimal apabila daya listrik tetap stabil, jika berkurang maka peran ini akan dibantu oleh diesel pump
- Setelah air sampai ke hydrant pilar, dibutuhkan aksesoris seperti roll fire hose, hose rack, hose nozzle dan valve yang ada pada hydrant box. Alat ini yang akan mengalirkan air dari hydrant pilar menuju lokasi kebakaran.
Nah, itulah beberapa cara kerja hydrant outdoor sehingga kebakaran akan segera mudah untuk diatasi dan tidak menimbulkan banyak korban.
Ahli Sistem Fire Hydrant Terpercaya
Kini Anda telah mengenal tentang hydrant outdoor dan tahu tata cara penggunaannya. Sekarang Anda pun dapat memasang hydrant tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.
Pastikan Anda mempercayakan hal tersebut pada orang yang tepat. Tentunya sebagai rekomendasi terpercaya, Anda bisa menghubungi Totalfire. Tunggu apalagi.
