Hydrant box biasanya memiliki warna merah mencolok. Hal ini bertujuan agar hydrant mudah ditemukan. Jadi ketika terjadi insiden kebakaran, petugas tidak bingung mencarinya.
Hydrant box memiliki fungsi menyimpan aksesoris yang digunakan sebagai pelengkap pemadam api. Misalnya saja katup untuk kran, alat pengarah pemancar atau nozzle, serta selang untuk mengalirkan air. Seluruh komponen tersebut dibutuhkan untuk mengalirkan air saat memadamkan api.
Lebih lanjut, hydrant box yang selama ini ditemukan berada di luar bangunan atau gedung. Hal ini untuk memudahkan memperoleh air saat kebakaran gedung. Hal ini akan memudahkan memadamkan api melalui bagian luar. Padahal, selama ini ada dua macam fire hydrant, yakni outdoor dan indoor.
Apa perbedaan kedua macam hydrant fire tersebut? Kemudian apakah efektif menempatkan hydrant box di bagian dalam gedung? Lalu adakah hal yang harus diperhatikan saat memasang indoor hydrant box?
Perbedaan Outdoor dan Indoor Hydrant Box
Perbedaan antara outdoor dan indoor hydrant fire box hanya terletak pada penempatannya. Jika outdoor hydrant diletakkan di luar ruangan. Maka indoor hydrant box diletakkan di dalam ruangan.
Penempatan outdoor hydrant selama ini dinilai efektif untuk memadamkan api yang menjalar keluar. Jika indoor, maka ditujukan untuk memadamkan api dari dalam. Jadi ketika terjadi kebakaran yang cukup besar, bisa memanfaatkan alat ini untuk memadamkannya. Hal ini untuk mencegah kebakaran meluas hingga area luar.
Kemudian bagaimana dengan bentuk hydrant box outdoor dan indoor? Apakah memiliki perbedaannya. Dari segi ukuran,warna, dan lain sebagainya tidak memiliki perbedaan. Hanya saja, untuk hydrant outdoor biasa dipasang kaki-kaki. Tujuannya supaya hydrant box tidak langsung menyentuh tanah atau lantai langsung
Hal tersebut ditujukan supaya hydrant box lebih awet. Lalu bagaimana dengan indoor hydrant box? Hydrant yang dipasang dalam ruangan diletakkan menempel pada tembok. Hal ini supaya letak hydrant tidak terlalu menganggu struktur interior gedung. Sebagai pembeda, diberi warna merah mencolok bertuliskan ‘Hydrant’.
Selain dilihat dari letak dan bentuk, ternyata bagian dalam hydrant yang diletakkan di dalam dan luar ruangan memiliki perbedaan. Hal ini terletak pada sistem output. Jika fire hydrant yang diletakkan di luar, sistem output terdapat pada pillar hydrant. Jadi box hydrant dan pillar diletakkan tidak berjauhan. Tujuannya, ketika terjadi kecelakaan kebakaran, selang bisa segera dihubungkan dengan sumber air.
Kemudian, untuk fire hydrant yang diletakkan di dalam ruangan, pillar atau sumber air biasanya tetap berada di luar gedung. Jika tidak, sumber air akan dibuatkan sistem yang langsung disambung pada selang. Kemudian untuk selang pemadam yang tersimpan dalam box hydrant, sudah tersambung dengan sistem output. Jadi ketika terjadi insiden kebakaran, petugas hanya perlu memutar tuas untuk mengalirkan alir melalui box hydrant.
Selain itu, pada hydrant yang diletakkan di dalam ruangan, fire nozzle sudah dipasang. Kemudian untuk besar volume pun berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan bangunan dan kondisi ruangan.
Fire Hydrant Indoor
Penempatan fire hydrant memang bisa menyesuaikan kebutuhan bangunan. Namun, hal yang wajib dilakukan adalah melakukan analisis kebutuhan. Jika insiden kebakaran besar sering terjadi di dalam ruangan, maka memadamkan api dari dalam menjadi salah satu solusinya.
Menempatkan hydrant di dalam ruangan, akan memudahkan petugas dalam memadamkan api dari titik terdekat. Jadi selang pemadam bisa dibawa mendekat ke sumber api secara mudah.
Tujuan lainnya supaya api tidak menjalar ke luar gedung dan merusak bangunan lainnya. Oleh karena itu, analisis mengenai kebutuhan peletakan hydrant ini harus dilakukan oleh ahlinya. Minimal adalah petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Selanjutnya, Indoor Hydrant Box yang diletakkan dalam ruangan juga harus memperhatikan beberapa hal.
Dinding harus Kuat
Salah satu hal yang harus diperhatikan sebelum memasang hydrant fire di dalam ruangan adalah memastikan dinding kokoh. Hal ini karena box hydrant menyimpan beberapa peralatan pemadam kebakaran yang tidak ringan. Tidak dipungkiri, berat box hydrant yang dipasang di dalam dan luar ruangan memang berbeda. Untuk yang diletakkan di dalam ruangan lebih ringan. Ini karena mengingat pemasangan box yang harus menempel pada dinding.
Lokasi Strategis
Pilih lokasi untuk memasang hydrant yang strategis. Misalnya saja didekat pintu darurat atau elevator. Tujuannya supaya mudah ditemukan saat terjadi insiden.
Posisi Tidak Dihalangi oleh Benda
Pastikan posisi box hydrant tidak terhalang oleh benda-benda atau bebas hambatan. Tujuannya supaya mudah ditemukan. Kemudian ketika digunakan bisa lancar saat digunakan.
Indoor fire hydrant memang sebaiknya dipasang oleh tenaga profesional. Hal ini bertujuan untuk keselamatan dan pemasangan yang sesuai dengan standar serta prosedur yang aman. Jika Anda bingung mencari perusahaan yang bisa mengatasi masalah tersebut, silakan hubungi kami, PT Totalfire Indonesia. Kami akan membantu Anda melakukan mulai dari desain, pengadaan alat, instalasi, hingga perawatan.
Itulah ulasan mengenai Indoor Hydrant Box yang bisa kami ulas. Jika menurut Anda, lebih baik memasang hydrant box di luar atau di dalam gedung nih?
