Penyebab Kebakaran Pabrik dan Cara Menanggulanginya

Pabrik sebagai tempat untuk memproduksi barang-barang memiliki risiko kebakaran yang tinggi. Penyebab kebakaran pabrik bisa beragam, mulai dari korsleting listrik, mesin, hot work, dan lain-lain. Adanya berbagai bahan yang mudah terbakar di pabrik juga bisa memperparah kebakaran. Oleh karena itu penting untuk memasang sistem proteksi kebakaran di area pabrik.

Apa Saja Penyebab Kebakaran Pabrik?

Kebakaran di bidang industri bisa sangat merugikan perusahaan. Tak hanya bisa merugikan secara materi, ini juga dapat merenggut nyawa para karyawan. Kebakaran di pabrik bisa terjadi karena banyak hal, salah satunya karena pekerja yang kurang peduli dengan risiko di sekitarnya. Selain memasang sistem keamanan dan keselamatan kebakaran, perlu juga memberi pelatihan pada para pekerja.

Penyebab terjadinya kebakaran di area pabrik sendiri cukup banyak tergantung dari jenis dan areanya. Berikut 5 penyebab kebakaran pabrik yang paling umum terjadi.

Sampah Debu Pabrik yang Mudah Terbakar

Debu pabrik yang mudah terbakar merupakan penyebab utama kebakaran di pabrik makanan, kayu, bahan kimia, metal, farmasi, dan lain-lain. Alasannya yaitu bahan-bahan material yang digunakan tidak berisiko terbakar dalam ukuran besar. Bahan tersebut menjadi lebih berpotensi terbakar setelah berbentuk debu.

Kebakaran yang terjadi karena penyebab ini tidak mudah untuk ditahan. Ledakan kecil karena percikan api dengan debu tersebut bisa berlanjut ke masalah besar. Jika ada debu banyak di sekitarnya maka ledakan utama akan menyebabkan debu mengudara. Awan debu nantinya dapat menyala dan menyebabkan ledakan sekunder berkali-kali.

sistem proteksi kebakaran pabrik kontraktor fire fighting

Hot Work

Hot work atau kerja dengan panas menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di semua industri. Meskipun hot work biasanya disamakan dengan pengelasan dan pemotongan obor, ada banyak kegiatan lain yang juga termasuk.

Kegiatan seperti mematri, membakar, memanaskan, dan menyolder juga bisa menimbulkan bahaya kebakaran. Hot work juga menjadi penyebab utama kebakaran karena debu yang mudah terbakar. Percikan api yang dihasilkan dari pekerjaan ini dapat menyulut debu di sekitarnya.

Gas dan Cairan yang Mudah Terbakar

Penyebab kebakaran pabrik salah satunya karena ada gas dan cairan yang mudah terbakar. Kebakaran ini sering terjadi di pabrik kimia dan bisa memicu bencana. Contohnya ledakan di pembangkit listrik yang terjadi karena gas yang mudah terbakar. Investigasi menunjukkan bahwa ini terjadi karena pelanggaran keselamatan oleh perusahaan.

Pabrik yang memiliki material dan bahan gas dan cairan berisiko perlu memiliki tempat penyimpanan khusus. Sumber api juga harus dikendalikan sehingga tidak menyambar ke sekitarnya. Para pekerja di pabrik yang berisiko tinggi juga harus menggunakan perlengkapan keselamatan.

Peralatan dan Mesin

Peralatan dan mesin yang rusak juga merupakan penyebab utama kebakaran industri. Adanya pemanasan dan peralatan kerja panas menjadi masalah terbesar. Misalnya tungku yang tidak dipasang, dioperasikan, dan dirawat dengan benar. Selain itu peralatan mekanis apa saja bisa menjadi bahaya kebakaran karena adanya gesekan antara bagian yang bergerak. Risiko dapat diturunkan jika peralatan dan mesin dirawat, dibersihkan, dan dioperasikan dengan tepat.

Bahaya Listrik

Kebakaran karena listrik merupakan salah satu dari lima penyebab utama kebakaran di pabrik. Bahaya listrik bisa terjadi karena pengkabelan terbuka, outlet kelebihan beban, kabel ekstensi, sirkuit kelebihan beban, dan debit statis. Bahaya tersebut bisa menyebabkan percikan api yang berfungsi sebagai sumber penyala untuk bahan lain yang mudah terbakar.

Menanggulangi Penyebab Kebakaran Pabrik

Pabrik atau bidang industri memiliki risiko yang tinggi dalam bahaya kebakaran. Perusahaan yang bergerak di bidang industri perlu merencanakan sistem keamanan dan keselamatan yang profesional. Selain untuk mematuhi peraturan yang berlaku, perusahaan tentunya tidak ingin menderita kerugian yang besar. Meskipun membutuhkan biaya tambahan, namun ini bisa mencegah timbulnya kerugian tak hanya materi namun juga nyawa para pekerja.

Pencegahan bahaya kebakaran sendiri bisa dilakukan untuk setiap penyebab kebakaran. Bahan atau aktivitas yang berisiko menjadi penyebab kebakaran harus mendapat perhatian yang lebih.

Peralatan dan mesin perlu dioperasikan sesuai dengan aturan. Pekerja juga perlu mendapatkan pelatihan tak hanya tentang pekerjaannya tapi juga tentang k3 termasuk bahaya kebakaran. Kelalaian manusia di pabrik dengan risiko kebakaran tinggi bisa memicu timbulnya bencana.

Sistem proteksi kebakaran di pabrik juga harus dikelola dengan baik mulai dari perencanaan sampai perawatannya. Pemasangan alat-alat untuk sistem proteksi kebakaran perlu dilakukan secara profesional. Adanya sistem proteksi kebakaran ini bisa meminimalkan kerugian akibat kebakaran. Pekerja juga harus diberi pelatihan tentang bagaimana pengoperasian alat proteksi kebakaran tersebut.

Penyebab kebakaran pabrik bisa ditanggulangi dengan sistem proteksi kebakaran yang tepat. Total Fire Indonesia dapat dipercaya untuk menyediakan beragam alat proteksi kebakaran. Layanan kami termasuk sistem pemadam kebakaran, gaseous fire suppression system, sistem deteksi kebakaran, sampai perawatan dan perbaikan sistem. Totalfire Indonesia juga berpengalaman mengerjakan proyek sistem proteksi kebakaran untuk berbagai perusahaan.