instalasi pemasangan siamese connection

Siamese Connection atau splitter merupakan suatu benda yang bisa membantu Anda di saat keadaan genting terkait kebakaran dan api. Mari berkenalan dengan komponen splitter yang penting ada di gedung-gedung ini.

Pengertian & Kegunaan dari Siamese Connection

Siamese Connection adalah komponen penunjang dalam hydrant system. Bentuknya menyerupai fitting pipa, biasanya komponen penunjang ini akan dipasang di luar gedung.

Meski Siamese connection bukanlah komponen utama dari hydrant system, namun kegunaannya cukup besar dalam menangani masalah kebakaran. Fungsi utama dari splitter ini sendiri adalah untuk menunjang pasokan air agar api bisa dipadamkan segera.

Contoh kasusnya adalah jika air pada tandon atau reservoir sudah tidak mencukupi lagi untuk memadamkan api dalam suatu gedung. Hal ini sering terjadi, utamanya apabila kasus yang terjadi di gedung bertingkat atau saat kondisi angin tidak mendukung.

Di sanalah tugas splitter ini, siamese connection bertugas menyalurkan air dari mobil damkar agar bisa menuju sistem pemadam api dalam gedung. Biasanya, saat pasokan air tidak mencukupi, maka mobil pemadam kebakaran akan segera mencari sumber air, contohnya sungai.

Bagaimana cara agar mobil pemadam kebakaran dapat menyetok air dan ‘menyerapnya’? Di situlah kegunaan dari splitter ini.

Kelebihan splitter sangat bisa diperhitungkan, utamanya di kota metropolitan yang susah dijangkau, khususnya seperti kebakaran di gedung pencakar langit. Keberadaan splitter juga dapat dikondisikan penempatannya, baik di depan atau belakang gedung, bahkan di sisi lainnya.

Pemasangan

Pemasangan komponen pendukung hydrant system ini jelas dinilai sangat penting, khususnya pada area gedung-gedung besar bertingkat. Sebab kebanyakan, pasokan air dalam tandon menipis sebelum sempat memadamkan api di tempat tinggi.

Dengan kondisi angin yang cukup merugikan di tempat bertingkat, maka pemasangan Siamese Connection ini pun telah diatur dalam SNI nomor 03-1745-2000. Isinya adalah tentang tata cara perencanaan sekaligus pemasangan dari sistem pipa tegak.

Tidak hanya itu, keberadaan selang untuk pencegahan bahaya api pada kebakaran di dalam gedung pun juga dibuat. Adapun SNI 03-6570-2001, berisi instalasi pompa yang dipasang tetap untuk menangani kasus kebakaran dan kegunaan proteksi, sekaligus keberadaan NFPA 14.

Bagian-bagian

Dalam satu pembelian unit siamese connection, Anda akan dihadapkan pada tiga bagian alias penyusunnya. Ada bagian kepala, pipa tegak, serta bagian ketiga adalah check valve. Kegunaan dan cara kerjanya jelas berbeda, terlihat dari peletakannya sendiri.

Kepala Splitter

Bagian pertama yang bisa Anda lihat adalah bagian kepala. Bagian kepala ini terdiri dari dua buah lubang karet dengan kegunaan sebagai konektor, diameternya sendiri berbeda dan menyesuaikan kebutuhan.

Pada komponen konektor yang ada di bagian kepala itulah, fire hose dapat disambungkan dari mobil pemadam kebakaran untuk menyetok air. Apabila diameter dari lubang karet semakin kecil, maka daya dorong untuk air akan semakin besar.

Maka dari itulah, kebanyakan orang akan memilih lubang karet berukuran sedang atau kecil, agar penyemprotan bisa lebih cepat. Utamanya saat terjadi kebakaran, baik kebakaran tersebut diakibatkan oleh korsleting listrik atau percikan api pada area rawan api.

Pipa Tegak

Bagian kedua setelah kepala adalah pipa tegak, yang mana bagian ini berada di antara dua buah lubang karet pada kepala splitter sebelumnya. Kegunaan dari pipa tegak adalah untuk menerima pasokan air, yang kemudian disalurkan menuju check valve sebelum bisa mencapai lubang karet.

Check Valve

Bagian terakhir adalah check valve, yang mana keberadaannya ada di dalam tanah. Komponen dari check valve ini ada dua, yakni penutup serta katup dengan bahan utama karet.

Kegunaan dari katup adalah untuk menahan tekanan air, agar tidak kembali keluar dan menyebabkan dorongan balik dari arah berlawanan. Biasanya, arus tersebut bermula dari dari dalam gedung.

Setelah aliran air berhasil masuk ke dalam Siamese Connection dan melewati check valve, mala Anda tidak perlu cemas jika alirannya akan keluar lagi. Sebab, itulah kegunaan check valve, yakni mendorong aliran air agar menuju sistem pemadam api gedung (building fire fighting system).

Cara Penggunaan Siamese Connection

Agar tidak terjadi masalah dalam pemakaian, pastikan Anda melakukan pengecekan untuk memastikan peralatan dalam kondisi baik. Tidak ada kebocoran atau kerusakan sedikit pun. Lalu lakukan beberapa langkah berikut ini.

  • Menyambungkan inlet connection dengan selang hydrant yang telah terkoneksi dengan sumber air. Agar tidak terjadi kebocoran dan dan aman digunakan, pastikan koneksinya cukup rapat.
  • Anda bisa langsung membuka valve dalam saluran masukan. Agar aliran air lancar masuk ke dalam sistem siemens connection, pastikan valve memang benar-benar telah berada pada posisi terbuka.
  • Langsung saja hubungkan peralatan pemadam kebakaran seperti fire hose dan hydrant nozzle dengan inlet connection. Pastikan koneksi benar-benar kuat dan rapat agar peralatan pemadam kebakaran mendapat aliran air yang efektif dan efisien.
  • Untuk mengeluarkan air dengan lancar, jangan lupa buka valve pada saluran keluar. Air akan segera mengalir dari alat ini ke arah peralatan pemadam kebakaran untuk bisa langsung digunakan. Anda bisa mengatur air dengan menggunakan katup pada siamese connection dan nozzle hydrant. Terutama saat ingin mengendalikan tekanan air dan volumenya agar sesuai dengan kebutuhan.
  • Segera padamkan api dengan pasokan air yang melalui siamese connection dengan mudah dan cepat.
  • Alat ini memang bisa digunakan oleh siapapun. Baik orang awam maupun tim ahli pemadam kebakaran. Tapi sebaiknya hanya orang yang ahli saja yang menggunakan alat ini agar hasilnya lebih efektif. Namun jika dalam kondisi darurat dan tidak ada tim pemadam kebakaran di lokasi, siapapun bisa menjalankan alat ini dengan prosedur seperti yang telah dijelaskan di atas.
  • Pastikan pasokan dari pompa hydrant mencukupi agar bisa memadamkan api lebih maksimal. Anda bisa sesekali melakukan pengecekan pada pompa hydrant agar bisa tetap berfungsi dengan baik jika sewaktu-waktu harus digunakan.
  • Begitu juga dengan siamese connection yang harus dilakukan pengecekan secara berkala meski tidak pernah digunakan. Memastikan agar tetap bisa berfungsi dengan baik jika sewaktu-waktu diperlukan.

Pemasangan

Pemasangan splitter tentu saja berada di luar gedung, semakin besar gedung, maka semakin banyak pula Siamese Connection yang dipasang. Baik di depan atau di belakang, biasanya keberadaan splitter ini benar-benar diperhitungkan untuk menghindari kecelakaan.

Keberadaan splitter alias komponen pendukung pemadam kebakaran tentu tidak bisa Anda sepelekan begitu saja. Baik di perumahan bertingkat, perkantoran, gedung pemerintah, bahkan rumah sakit, pasti keberadaan splitter bisa membantu untuk antisipasi.

Maka dari itulah, Anda bisa mengontak kami, dari PT. Totalfire Indonesia, yang berlokasi di Jakarta untuk pemasangan, pembelian, dan supplier splitter ini. Tidak hanya splitter saja, kami juga melayani hal seputar keamanan gedung, konstruksi, permesinan, dan lain sebagainya dengan harga bersahabat. Kunjungi kami di Totalfire Indonesia.