Radius sprinkler kebakaran adalah hal yang harus diperhatikan dalam pemadaman api. Beberapa hal yang dianggap kurang penting nyatanya memberikan sumbangsih yang besar dalam terciptanya kesuksesan pemadaman api. Baru-baru ini banyak sekali masyarakat yang kurang sabar sehingga nekat mengambil alih petugas Damkar yang mengakibatkan mereka sendiri terluka, sedangkan api masih menyala. Di sini akan kita kuak pentingnya radius atau jarak.
Contents
Apa Itu Pemadaman Sprinkler?
Pemadaman dengan media yang sudah sangat familiar dengan pemadaman api yaitu air. Air disuplai dari sumber kemudian dengan tekanan yang dapat cukup dialirkan melalui pipa yang berujung pada sebuah kepala sprinkler.
Air dikenal dengan material pemadam api yang sangat baik untuk kelas A sehingga sistem ini ada di hampir semua negara. Pembiayaan juga relatif murah. Sistem ini cocok untuk objek kain, kertas, kayu dan objek bakaran yang mudah terbakar (standar barang-barang hunian/kantor yang tidak banyak terdapat alat elektronik bertegangan tinggi).
Radius Sprinkler Kebakaran Dan Cara Kerja Sistemnya
Cara kerja sistem ini berkaitan erat dengan radius. Ada jarak minimal yang harus dipenuhi dan ada pula jarak maksimal yang tidak dapat dijangkau sehingga harus benar-benar diperhatikan. Sistem sprinkler bekerja dengan beberapa komponen pendukung. Yang utama adalah air raksa. Air yang digunakan pada termometer manual ini berfungsi untuk mendeteksi suhu.
Apabila suhu semakin panas dengan capaian 68 derajat, air raksa pecah. Angka 68 adalah angka standar operasional. Sehingga jika ada kebakaran kecil yang suhunya di bawah angka itu, kemungkinan telah diatasi secara manual oleh orang yang berada di sana. Air raksa digunakan untuk mengganjal penutup sprinkler sehingga saat pecah, katup akan terbuka.
Air akan dialirkan semakin cepat untuk menanggulangi kebakaran yang terdeteksi suhunya terus meninggi. Jika saat itu api belum padam dengan suhu yang memanas, nozzle sprinkler lain akan terpicu untuk terbuka sehingga suplai air semakin besar. Kemudian saat stock air semakin berkurang, itu akan memicu pompa untuk menyedot air agar proses pemadaman tetap bisa berlangsung.
Radius Sprinkler Kebakaran dan Instalasi
Sebelum melakukan instalasi, penyedia segala perkakas dan alat pemadam seperti Totalfire harus berkoordinasi dengan bagian perencanaan. Dengan begitu instalasi akan lebih mudah dan lancar. Karena sistem sprinkler ini dipasang di ruangan, radius atau jangkauannya harus dapat mengakomodasi semua sisi ruangan.
Posisi yang paling ideal agar radius sprinkler kebakaran dapat maksimal adalah tepat di tengah langit-langit ruangan. Untuk kebakaran yang termasuk kategori ringan (68 derajat minimum) pancaran yang dihasilkan adalah 2,25 mm per menitnya. Dengan pancaran ini luas area yang dapat dicakup kira-kira 84 meter persegi.
Untuk ruangan yang lebih luas antara 72 hingga 360 meter persegi, pancaran yang ideal agar dapat menjangkau seluruh ruangan secara maksimal adalah 5 mm per menit. Lebih luas dari itu, pancaran sebaiknya antara 7,5 hingga 12,5 mm per menit. Biasanya yang menggunakan pancaran ini adalah industri garment, pabrik karet, busa dan lain-lain.
Dari kepala sprinkler ke kepala sprinkler lain paling jauh ialah 4,6 meter. Kemudian jarak antara sprinkler ke tembok paling jauh adalah 1,7 meter. Lebih dari itu dikhawatirkan ada area yang tidak dapat dijangkau oleh semburan air sehingga kebakaran kurang maksimal diatasi. Apakah semua kontraktor instalasi sistem pemadam tahu akan hal ini?
Di situlah pertanyaan besar yang terngiang saat melihat beberapa kesalahan jarak pada instalasi. Totalfire adalah salah satu penyedia sistem kebakaran yang telah memperhitungkan segalanya dengan cermat dan tepat sehingga tidak perlu lagi khawatir.
Penempatan Sprinkler agar Radius Jangkauan Baik
Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan agar radius baik dan dapat menjangkau semua titik.
Jarak Penghalang ke Perkembangan Keluaran
Agar proses pemadaman lancar, sprinkler hendaknya diinstal dengan jarak 3 kali lipat dari dimensi penghalang. Namun, angka maksimalnya adalah 24′, sehingga patokan tidak hanya bertumpu pada dimensi tapi juga batas maksimal.
Celah antara Keluaran Sprinkler dengan Obstruction atau Penghalang
Penghalang dapat menghambat jalannya pemadaman sehingga harus dihilangkan atau minimal diperkecil kemungkinannya. Untuk jarak kurang dari 1 feet, jarak maksimal dasar penghalang ke deflektor adalah 0. Untuk jarak penghalang ke sprinkler 1 hingga 1 feet 6′ maka jarak maksimalnya adalah 2,5, dst.
Pada Langit-langit (Tanpa Penghalang)
Jarak antara langit-langit ruangan dengan deflektor sprinkler paling pendek adalah 25.4 mm. Sedangkan terjauh adalah 305 mm. Pastikan untuk memperhatikan angka ini. Hindari memasang di luar angka yang telah ditentukan (entah kurang dari minimal maupun lebih dari maksimal).
Dari Sprinkler ke Sprinkler yang Lain
Pada satu instalasi, antara kepala sprinkler minimal jaraknya adalah 1,8 meter.
Antara Dinding dengan Sprinkler
Dinding ke kepala sprinkler hendaknya paling dekat adalah 102 mm.
Area Mana yang Perlu Instalasi?
Jika jawabannya adalah semua ruangan maka kita akan membutuhkan biaya yang besar. Maka dari itu dengan pengalaman yang memadai, kami dapat menentukan area mana yang membutuhkan instalasi sprinkler dan mana yang tidak. Wilayah-wilayah yang cenderung aman seperti kamar mandi biasanya tidak diinstal.
Demikian ulasan mengenai sistem pemadaman sprinkler. Untuk instalasi yang profesional penghitungan jarak yang tepat agar radius sprinkler kebakaran dapat menjangkau semua area, percayakan pada kami, Totalfire. Kami telah memberikan layanan terbaik selama bertahun-tahun lamanya. Jadilah bagian dari mereka yang telah sukses menggunakan jasa kami.

