Harus Tahu Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya Kebakaran Adalah Yang Sederhana Ini, Agar Tidak Ada Kejadian Fatal

bagaimana cara mencegah kebakaran di pabrik, gudang gedung apartemen, office, mining

Kebakaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja tanpa kita duga sebelumnya. Bahkan, sekalipun ketika kita sudah mencoba berhati hati. Si Jago merah bisa saja melalap habis rumah kita atau gedung gedung bertingkat lainnya dengan sangat mudah dan cepat. Tidak sedikit rumah habis terbakar dalam hitungan detik. Oleh karena itulah, kita harus memahami betul cara mencegah terjadinya kebakaran agar tidak menyesal dikemudian hari. Cara mencegah terjadinya kebakaran adalah dengan berhati-hati terhadap api.

Kebakaran bukan saja menjadi tanggungjawab dinas terkait, tetapi juga menjadi tugas kita sebagai warga Negara yang baik untuk mencegahnya. Kita perlu memahami trik dan menerapkan kebiasaan baik untuk mencegah terjadinya kebakaran di sekitar kita.

Kebakaran dapat berasal dari perilaku manusia atau hal-hal yang bersifat alami atau tak terduga seperti terkena sambaran petir. Perilaku manusia yang kerapkali menjadi pemicu kebakaran berasal dari hal-hal yang sifatnya sepele. Misalnya, lupa mematikan kompor atau membuang puntung rokok yang belum padam. Contoh hal yang tak terduga lainnya adalah korsleting listrik atau arus pendek. Oleh karena itulah, sebenarnya kejadian kebakaran dapat kita cegah bersama-sama.

Cara mencegah terjadinya kebakaran adalah sebagai berikut ini.

  1. Hati-Hati Saat Melakukan Aktivitas Di Dapur

Sebelum memulai aktivitas apapun di dapur, hal yang pertama harus kita lakukan adalah mengecek keadaan tabung gas. Pastikan dalam keadaan baik-baik saja. Artinya tidak bocor, berbau, atau berbunyi. Seringkali kita lupa mengecek, tetapi langsung menyalakan kompor. Akhirnya, terjadi ledakan tabung gas yang bisa saja menciptakan kebakaran.

Setelah kompor menyala, barulah kita boleh asyik memasak. Setelah selesai, pastikan kompor dalam keadaan mati. Seringkali ketika kita memasak, kita juga melakukan aktivitas lain seperti bermain telepon genggam. Begitu asyik bermain di media sosial, lupa jika kompor masih menyala. Maka terjadilah kebakaran.

Oleh karena itulah, kita harus selalu waspada, meninggalkan dapur dalam keadaan nyala api kompor mati.

  1. Hati-Hati Dengan Rokok

Cara mencegah terjadinya kebakaran adalah dengan selalu mematikan puntung rokok. Puntung rokok bisa menjadi hal yang sangat berbahaya jika kita tidak membuangnya dalam keadaan padam. Puntung rokok yang masih hidup, jika terkena semilir angin, bisa saja membakar benda-benda yang ada disekitarnya. Tahu-tahu telah api telah membesar. Oleh karena itu, upayakan selalu membuang puntung rokok dalam keadaan padam

  1. Hati-Hati Dengan Penerang Api

Salah satu penerang api yang paling sering digunakan pada saat lampu padam adalah lilin. Selain harganya yang terjangkau juga dapat ditemukan dimana saja. Namun, jika salah meletakkannya bisa menjadi malapetaka. Tidak sedikit rumah terbakar karena lilin yang jatuh tersenggol. Maka, cara yang aman adalah gunakan lampu casa tau lampu baterai.

  1. Hati-hati Dengan Perangkat Listrik Yang Ada Di Rumah Kita

Perangkat listrik harus selalu dicek keamanannya jika tidak ingin terjadi korsleting listrik. Bisa jadi ada kabel yang mengelupas karena digigit tikus atau hal lain sehingga saling menempel antara arus positif dan negatif. Korsleting listrik yang dibiarkan akan menyebabkan percikan api sehingga membesar dan menciptakan kebakaran. Oleh karena itulah, disetiap rumah perlu dilengkapi dengan sekering sehingga listrik akan spontan padam ketika ketika terjadi hubungan arus pendek.

  1. Persiapkan Dengan Baik Perangkat Pemadam Kebakaran

Kadangkala kebakaran terjadi begitu saja pada saat yang sangat cepat tanpa dapat kita hindari meskipun kita sudah sangat berhati-hati. Saat itulah kita perlu menggunakan perangkat pemadam kebakaran seperti selang penyemprot air atau tabung oksigen. Pada gedung-gedung bertingkat, perkantoran dan pabrik-pabrik besar perlu melengkapi diri dengan alat pemadam dengan teknologi tinggi seperti yang dikeluarkan oleh perusahaan TotalFire Indonesia.

Perangkat tersebut meliputi Fire Hydrant System, Spinkler Otomatic System, Wet pipe, Dry Pipe dan Water Spray. Alat alat ini dapat memadamkan api dengan cepat. Selain itu, perlu juga memasang detektor asap di semua bagian ruangan. Detector asap terbagi menjadi dua, yaitu photoelectric dan ionization.

  1. Perlunya Pendidikan Tentang Kebakaran

Selanjutnya, salah satu cara mencegah terjadinya kebakaran adalah memberikan pengetahuan dan pendidikan tentang kebakaran pada semua kalangan, baik anak-anak maupun dewasa. Pendidikan ini dapat dilakukan lewat pembelajaran di sekolah, meliputi hal pertama yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran, cara berlindung dari kebakaran, dan cara mencegah kebakaran agar tidak terjadi. Misalnya, mengajak siswa mengunjungi dinas pemadam kebakaran.

Pendidikan pada orang dewasa dapat dilakukan melalui penyuluhan di desa, kelurahan atau perusahaan.

  1. Hindari Penumpukan Sampah

Cara mencegah kebakaran yang terakhir adalah membentuk kebiasaan baik dengan tidak menimbun sampah sehingga ketika ada percikan api, api tidak mudah tersulut dan membesar.

Demikianlah dapat disimpulkan bahwa salah satu cara mencegah terjadinya kebakaran adalah dengan melakukan kebiasaan baik yaitu selalu waspada saat melakukan aktivitas di dapur atau tempat lain. Selain itu, kita juga harus menyiapkan perangkat pemadam kebakaran yang baik dan terawat seperti yang dikeluarkan oleh perusahaan TotalFire Indonesia sesuai dengan misi perusahaan yang ingin menyiapkan perangkat pemadam yang berteknologi tinggi.