Pengertian Fire Hydrant, Fungsi, dan Jenis Hydrant dalam Sistem Pemadam Kebakaran

 

Fire hydrant bisa dikatakan sebagai fasilitas publik yang penting karena berkaitan dengan keamanan serta kenyamanan. Banyak juga sekarang, tempat yang sifatnya publik selalu disediakan fire hydrant. Karena kembali lagi bahwa kenyamanan dan keamanan itulah yang menjadi prioritas, sekaligus sebagai langkah kewaspadaan publik dengan kejadian yang tidak diharapkan seperti kebakaran. Apalagi hingga ternyata membuat rugi yang tidak lagi terhitung jumlahnya.

Sebelum membahas panjang lebar mengenai fire hydran, fungsinya dalam keseharian hingga jenis apa saja yang biasanya ada dalam system fire hydrant. Terlebih dahulu perlu mengetahui mengenai penjelasan tentang pengertian dari fire hydrant itu sendiri.

Pengertian Fire Hydrant

Fire Hydrant atau lebih banyak yang suka menyebutnya pemadam kebakaran merupakan peralatan untuk membantu proses pemadaman api kebakaran ketika dalam keadaan darurat, sehingga tidak ada korban dan mempercepat proses pemadaman. Fire hydrant ini juga merupakan pemasok air untuk pemadam kebakaran dan bisa dikatakan sebagai koneksi pemasok sumber air.

Untuk penempatan serta pemanfaatannya biasanya beragam. Bahkan sekarang sudah mulai di tempatkan di beberapa fasilitas umum di sebagian wilayah perkotaan, pinggiran kota hingga beberapa titik yang memang rawan terjadi kebakaran. Tentunya pemilihan penempatannya adalah karena posisi yang strategis dan bisa menjangkau area sekitarnya.

Bagaimana Cara Kerja Air Yang Digunakan Dalam Sistem Fire Hydrant?

Air yang digunakan dalam sistem fire hydrant ternyata dapat bertekanan dan juga tidak memiliki tekanan tergantung posisi dan porsinya masing – masing. Untuk air dengan tekanan biasanya tersambung dengan pompa dan tekanan dihasilkan dari pompa. Sedangkan yang tidak memiliki tekanan adalah hydrant yang tersambung menuju sumber air.

Karena fire hydrant difungsikan sebagai sumber tambahan mobil pemadam kebakaran, maka tentunya debit air yang dibutuhkan juga tidaklah sedikit. Kabarnya, minimal 250 galon atau setara dengan 945 liter per menitnya. Air yang dipergunakan ini, biasanya diperoleh dari sumur terdekat atau kolam yang mudah untuk diakses. Maka dari itu, akan sedikit kesulitan ketika lokasi kebakaran jauh dari jangkauan sumber air. Tetapi sekarang ini sudah ada sistem air bawah tanah dan bisa digunakan sebagai alternatif suplay air pada fire hydrant.

Fire Hydrant Sebagai Alat Keamanan Publik

Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan zaman, kebutuhan akan fire hydrant juga semakin mengalami peningkatan, apalagi dengan semakin bertambahnya sarana dan prasarana. Fasilitas publik juga membutuhkan keamanan, terutama untuk sebuah kecelakaan seperti kebakaran. Karena dalam kasusunya, kebakaran biasanya mengakibatkan korban harta hingga nyawa yang tidak tanggung – tanggung.

Walaupun pada faktanya di lapangan, masih banyak dari fire hydrant tidak difungsikan secara maksimal. Alhasil, ketika sudah terjadi kebakaran malah jarang digunakan. Sehingga tidak sedikit di antara peralatan ini tidak tersentuh alias jauh dari perawatan atau pemeliharaan.

 

harga fire hydrant jual alarm

 

Jenis Fire Hydrant yang Sering Digunakan

Secara umum, ada 3 jenis dari fire hydrant yang sering kali digunakan di antaranya, yaitu:

  1. Fire Hydrant Halaman

Disebut fire hydrant halaman karena memang peletakannya adalah di area halaman atau area sekitar halaman. Sebenarnya sebutannya yang umum adalah pillar hydrant system. Jenis hydrant satu ini memang dipasang diluar gedung atau bangunan yang memang akan difungsikan dari luar bangunan. Tidak sedikit juga yang menggunakannya sebagai sumber air untuk mobil pemadam kebakaran, apalagi volumnya yang terbilang lumayan.

Hydrant halaman sendiri memilii 2 macam, yakni hydrant barel – basah dan hydrant barel- kering. Dalam desain hydrant basah ini biasanya langsung dihubungkan ke sumber air bertekanan. Bagian atasnya selalu terisi air serta setiap saluran punya katup. Sedangkan untuk hydrant barel kering basanya dipisahkan dari sumber air oleh katup utama pada bagian bawah hydrant di bawah tanah. Bagai atas tetap dalam keadaan kering dan katup utama hanya bisa dibuka oleh alat tertentu. Penggunaanya dalam musim dingin dengan kondisi suhu yang bisa turun hingga 0 derajat.

  1. Fire Hydrant Gedung

Sebutan lain dari fire hydrant gedung ini adalah hydrant box. Seperti halnya hydrant pada umumnya, hydrant ini juga menggunakan air, namun yang membedakannya adalah posisi pelatakannya. Untuk fire hydrant box ini biasanya dipasang pada bagian dalam bangunan dengan posisi menempel pada dinding.

Fire hydrant jenis ini juga merupakan sistem proteksi kebakaran yang peletakannya di dalam bangunan, dengan peralatan yang sudah tersedia lengkap dalam box tersebut. Berdasarkan atas penggunaanya, fire hydrant ini juga beragam yakni mulai dengan selang diameter 2.5” untuk tenaga terlatih. Kemudian selang dengan diameter 1.5” untuk penghuni gedung yang belum terlatih.

  1. Fire Hydrant Kota

Jenis fire hydrant yang terakhir adalah hydrant kota. Hydran ini biasanya dipasang pada sepanjang jalan yang digunakan sebagai prasarana kota hingga kebutuhan sumber air yang disediakan oleh PDAM terkait. Penempatannya juga tergantung lokasi, apakah rawan atau tidak, apakah dekat sumber air atau tidak.

Untuk info lebih lanjut langsung menghubungi kami melalui nomor WA 0812 2954 5016 dan telepon 0811 823 279 atau ke alamat email: info@totalfire.co.id untuk mendapatkan layanan dan penawaran terbaik! Contact us now!