Fire Protection: Antisipasi Terbaik Sebelum Kebakaran

Kebakaran adalah salah satu dari sekian musibah yang bisa membuat kerusakan bahkan kerugian materil. Untuk faktor penyebabnya sendiri sebanarnya banyak sekali di antaranya karena faktor alam hingga karena kelalaian manusia itu sendiri. Apalagi untuk gedung dengan modal besar, tentulah butuh sebuah pengamanan berupa fire protection agar tidak terjadi kejadian yang tidak diharapkan. Karena tujuan utama dari pemasangan fire protection adalah sebagai antisipasi jika terjadi kelalaian karyawan yang mengakibatkan timbulnya kembang api dalam ruangan.

Alasan Fire Protection Itu Penting

Dari sekian banyak kasus kebakaran, banyak yang disebabkan karena konsleting pada instalasi listriknya. Ditambah lagi, dalam satu gedung dan ruangan tersebut terdapat banyak mesin yang memanfaatkan tenaga listrik. Ada beberapa alasan kenapa fire protection itu penting untuk diterapkan.

  1. Untuk Mengantisipasi Terjadinya Kebakaran

Pada dasarnya, fire protection merupakan sistem pengamanan dalam antisipasi terjadinya kebakaran. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati? Maka alasan inilah yang membuat fire protection perlu dipasang baik pada rumah pribadi maupun perusahaan. Karena dengan menerapkan fire protection inilah harta benda serta nyawa yang berada dalam gedung tersebut bisa diselamatkan.

  1. Memberikan Pemahaman Mengenai Proses

Salah satu kategori dalam sistem fire protection ada yang disebut sebagai enginering. Dalam enginering ini, akan dijelaskan panjang lebar mengenai bagaimana proses instalasi yang baik. Tidak hanya itu, dalam kategori ini juga akan diberikan pemahaman mengenai proses seperti apa yang membuat keamanan bangunan bisa lebih maksimal.

  1. Sebagai Pengingat Ketika Terjadi Kebakaran

Dengan adanya fire protection, tentunya akan membantu penghuni gedung bahwasanya terjadi kebakaran dalam gedung tersebut. Sehingga penghuni gedung tidak menjadi korban dan punya kesempatan untuk melarikan diri ke jalur evakuasi.

  1. Mengurangi Risiko Kecelakaan atau Korban

Ketika suatu gedung atau ruangan sudah terpasang siste fire protection, tentunya hal ini bisa memicu penurunan risiko kecelakaan kerja ketika terjadi kebakaran. Sehingga korban jiwa bisa dihindari atau di minimalisir. Sesuai dengan tujuan dari fire protection itu sendiri.

  1. Proses Pemadaman Api Bisa Lebih Cepat

Sering ditemui bahwa sangat sulit dan lama untuk menangani kasus kebakaran. Pasalnya, terkendala peralatan yang terbatas dan tidak adanya pengingat bahwa dalam gedung tersebut berpotensi terjadi kebakaran. Maka dengan penerapan fire protection inilah diharapkan proses pemadaman atau penanganan kebakaran bisa lebih cepat. Kenapa hal ini dipehitungkan adalah karena pemadam kebakaran tidak mungkin datang sangat cepat, apalagi ketika jarak menjadi kendalanya. Maka pilihan yang tepat apabila sebuah ruangan, gedung atau sejenisnya menerapkan siste keamanan berupa fire protection.

Perlatan yang Dibutuhkan dalam Fire Protection

Dalam proses pengantisipasian terjadinya kebakaran dalam sebuah gedung atau ruangan dibutuhkan proses yang dinamakan sebagai fire protection. Tentunya hal ini tidak lepas dari peralatan yang digunakan dalam proses penanganannya. Ada 3 jenis peralatan yang dibutuhkan dalam proses fire protection yang diperlukan.

  1. Detector Panas (Heat Detector)

Dalam sistem fire protection pastinya membutuhkan peralatan utama dalam menangkap sinyal. Dalam hal ini detector panas menjadi peralatannya. Tetapi dalam penerapannya, detector panas memiliki dua jenis yakni fixed temperature heat detector dan rate of rise.

Fixed temperature heat detector merupakan peralatan yang bekerja mendeteksi panas di area sekitar pelindungnya. Cara kerjanya adalah ketika mendeteksi panas, alat ini akan membandingkan suhu ruangan dengan suhu yang diatur secara default. Sedangkan rate of rise merupakan pendeteksi panas yang mampu mengecek kenaikan temperatur terutama mengenai seberapa cepat peningkatan suhu tersebut. Sistem kerjanya adalah ketika nilai kenaikan temperatur kurang atau peningkatannya lambat dari default maka tidak akan memberikan respon.

  1. Pendeteksi Asap

Mungkin sering ditemui di beberapa gedung yang menuliskan pemberitahuan no smoking, nah ini ada dua kemungkinan. Kemungkinan pertama adalah karena area tersebut harus steril dari polusi atau area tersebut dipasang pendeteksi asap. Dalam penerapannya, pendeteksi asap ini lebih banyak dikenal sebagai smoke detector. Maka apabila terkena atau mendeteksi asap, maka secara otomatis akan menyemprotkan air. Untuk pemasanganya sendiri, kebanyakan diletakkan pada bagian langit – langit. Biasanya banyak digunakan di perkantoran, hotel ataupun mall.

  1. Main Control Fire Alarm (MCFA)

MCFA ini biasanya tersambung atau selaras dengan pemasangan beberapa pendeteksi tadi. Sehingga sistem kerjanya adalah ketika salah satu pendeteksi bekerja. Pada penerapannya, MCFA biasanya mengelurkan suara seperti alarm sebagai penanda bahwa telah terdeteksi kebakaran atau cikal bakalnya kebakaran. Ketika alarm ini berbunyi, semua penghuni gedung atau ruangan tersebut diharapkan untuk menuju ke ruang evakuasi sedangkan alat terus bekerja.

Ketiga peralatan ini bisa dikatakan adalah satu kesatuan, karena sistem kerjanya adalah saling membantu merespon. Sehingga kemungkinan terjadinya kebakaran dalam sebuah ruangan atau gedung tentunya bisa diminimalisasi atau kebakaran yang terjadi tidak terlalu besar, dan merugikan pemilik investasi gedung tersebut.

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi kami melalui nomor WA 0812 2954 5016 dan telepon 0811 823 279 atau ke alamat email: info@totalfire.co.id untuk mendapatkan layanan dan penawaran terbaik! Contact us now!