Pengertian, Jenis-jenis, dan Cara Instalasi Hotel Fire Alarm System
Tentu kita tidak asing lagi dengan sebuah hotel, dimana tempat yang biasa digunakan untuk menikmati quality time Bersama keluarga atau mungkin pasangan. Namun apakah kita menyadari bahwasanya setiap hotel telah terjaga keamanannya berupa fire alarm di dalam hotel tersebut.
Sehingga sebagai tamu dan juga beserta staf hotel sudah aman untuk menikmati liburan dan juga bekerja. Disini akan dibahas apakah fire alarm hotels itu dan juga bagaimana cara kerja dari hotel fire alarm system.
Apa itu Fire Alarm System dan Jenisnya?
Fire alarm system merupakan sebuah sistem pengenal bahaya terhadap suatu ancaman kebakaran dengan mendeteksi keberasaan api yang tidak diinginkan.
Fire alarm system akan mengeluarkan sebuah signal berupa suara alarm dan juga lampu indikasi akan menyala jika mendeteksi adanya salah satu tanda kebakaran berupa api, panas, maupun gas. Berikut adalah jenisnya.
Smoke detector merupakan alat pendeteksi kebakaran yang bekerja dimana terdapat asap di dalam ruangan yang terpasang smoke detector. Selain bisa mendeteksi asap, smoke detector juga bisa mendeteksi jika terdapat gas yang mudah terbakar.
Smoke detector akan mengirimkan sinyal kepada control panel Ketika mendeteksi adanya asap yang masuk ke dalam alat pendeteksi. Karena prinsipnya asap akan selalu naik ke permukaan. Maka tidak heran alat ini biasanya terletak di langit-langit Gedung-gedung perkantoran atau di kamar hotel dan akan menjadi fire alarm di hotel.
- Photoelectric Detector
Alat photoelectric detector berbeda dengan smoke detector, cara kerjanya, yaitu engan cara mengidentifikasi jarak dan ancaman dengan memancarkan sinar LED.
Alat ini merupakan fire alarm versi canggih dibandingkan dengan smoke detector sehingga lebih cocok digunakan di pabrik-pabrik, rumah makan, ataupun hotel.
- Manual Alarm System
Sesuai dengan Namanya, jenis alarm ini adalah manual dan tidka bisa bekerja secara otomatis. Dan harus difungsikan oleh orang yang kebetulan mendeteksi akan terjadinya suatu kebakaran.
Model alat ini biasa digunakan di ruangan-ruangan yang terbiasa dengan suhu panas, seperti dapur di restoran atau ruangan-ruangan yang didalamnya mengoperasikan sebuah mesin. Manual alarm ini juga memiliki harga yang jauh lebih murah, namun memiliki kekurangan, yaitu harus ada yang menjaga selama 24 jam.
Mengenal Bagaiamana Kerja dari Hotel Fire Alarm System
Sistem alarm kebakaran ini akan bekerja secara otomatis jika mendeteksi adanya suatu ancaman kebakaran yang terjadi di hotel. Ketika sensor mulai mendeteksi adanya percikan api atau suhu panas yang berlebihan maka akan mengirimkan sinyal kepada MCFA, yaitu suatu komponen yang terdapat di dalam fire alarm yang akan mengirimkan sinyal kepada control panel.
Kemudian anda bisa memantau dari ruang kendali supaya petugas dapat melihat dari mana asalnya titik api tersebut. Kemudian alarm akan menghasilkan sirene yang akan berbunyi ke seluruh suangan yang ada di dalam hotel untuk memberitahu para tamu agar bisa segera menyelamatkan diri melalui jalur evakuasi yang sudah terdapat di dalam hotel.
Jika terjadi pemadaman maka fire alarm system akan menyalakan lampu emergency sehingga orang yang masih terjebak di dalam hotel dapat segera menyelamatkan diri tanpa harus bertabrakan. Kemudian jika alarm sudah terdeteksi dengan sprinkle yang terpasang di dalam hotel maka lampu sprinkle akan menyala pada tempat di mana titik api pertama kali ditemukan. Namun seluruh proses ini akan terjadi jika menggunakan fire alarm system otomatis dan bukan dengan fire alarm system yang manual.
Bagaimana Cara Instalasi Alat Tersebut?
Dalam pemasangan alat ini diperlukan panel control untuk alarm kebakaran yang akan berfungsi sebagai masukan sinyal dari semua detector dan komponen pendeteksi yang kemudian akan menghasilkan sinyal, kemudian memerlukan smoke detector dan heat detector yang akan dipasang pada setiap ruangan di hotel.
Selanjutnya yang diperlukan adalah pemanggil manual, yaitu alat yang digunakan dalam pendeteksi kebakaran yang dipencet secara manual, horn strobe dan juga terminal box fire alarm (TBFA).
Cara Instalasi Sistem Alarm kebakaran
Pertama-tama yang harus dipersiapkan adalah teknisi yang sudah terlatih, dengan menggunakan APD lengkap seperti safety shoes, helm safety dan juga hand gloves dan juga mungkin memerlukan penggunaan rompi yang dapat menyala untuk pemasangan pada ruangan yang kurang pencahayaan. Pemasangan jalur kabel ialah dengan:
- Memberi tanda terlebih dahulu di mana lokasi pemasangan control panel menggunakan alat penanda.
- Kemudian tandai juga di mana letak pemasangan alat detector.
- Untuk pemasangan alat ditembok maka diperlukan angker baut agar kuat untuk menahan alat tersebut.
- Mengukur kabel yang sesuai dengan jarak antara alat satu dengan yang lainnya.
- Mengukur kemudian memotong pipa pelindung untuk melindungi kabel sesuai dengan panjang kabel.
- Memasukkan kabel ke dalam pipa.
- Jika pada saat pemasangan kabel terdapat sambungan maka harus diletakkan di dalam t-doos agar memudahkan petugas melakukan perawatan.
Jika anda tertarik untuk melakukan pemasangan Fire Alarm System, maka anda dapat menjelajahi web kami, dan kirimkan email. Kami sudah berdiri sejak Mei tahun 2005 dan mempunyai visi misi yang terpercaya.
