Mengenal Jenis Dan Fungsi Fire Alarm Pada Bangunan

jenis dan fungsi fire alarm

Sekecil apapun api, jika dibiarkan akan membesar dan berbahaya. Sementara kebakaran termasuk dalam kategori bencana. Belum lagi pengaruh benda-benda sekitar dapat membuat api bertambah besar. Untuk itu, pemadaman harus dilakukan secepat mungkin. Salah satu alat yang bisa digunakan untuk mencegah kebakaran serius adalah fire alarm.

Kenali Apa Itu Fire Alarm

Fire alarm dikenal dengan sebutan alarm pemadam kebakaran. Berdasarkan namanya, alarm fire memiliki peran sangat penting. Ini merupakan sebuah alat untuk memberi tanda bahaya. Alat ini erat kaitannya dengan api atau kebakaran. Dengan sistem yang tepat, alat ini dapat memberi tanda saat terjadi kebakaran.

Kebakaran termasuk dalam bencana yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Maka dari itu, kondisi yang membahayakan sebaiknya bisa dicegah secepat mungkin. Alarm kebakaran sering kali terlihat pada sebuah bangunan besar, seperti hotel gedung bioskop, gedung perkantoran dan pabrik.

Klasifikasi Jenis Fungsi Fire Alarm Dari Segi Teknologi

Sistem alarm kebakaran dirancang dalam bentuk komponen yang saling terintegrasi. Sehingga sistem tersebut dapat mendeteksi gejala kebakaran yang akan muncul. Kemudian sistem ini akan memberi tanda peringatan berupa suara sirine atau dering. Untuk selanjutnya, alat pengindra api ini ditindaklanjuti dengan melakukan evakuasi. Berdasarkan teknologi yang digunakan, fire alarm terbagi dalam beberapa jenis.

  • Konvensional

Sistem yang digunakan oleh fire alarm konvensional sesuai untuk bangunan kecil. Bentuk alat ini cukup minimalis, sehingga mudah dilakukan pemasangan. Alat yang berukuran kecil ini dapat memberi sinyal kebakaran pada satu lantai atau zona. Maka dari itu, pemasangan alat ini harus per lantai. Harga alarm ini sangat murah dibandingkan jenis yang lain.

  • Intelligent

Alarm intelligent tentu lebih canggih dibandingkan konvensional. Terlebih lagi, alarm ini lebih ditujukan pada gedung-gedung besar. Jangkauan alat ini bisa lebih luas dan akurat. Dengan memanfaatkan perubahan suhu atau thermal secara elektronik, hasil yang diperoleh lebih tepat. Sehingga penyesuaian dengan kondisi aktual dapat segera diketahui. Ada dua tipe alarm intelligent, yaitu:

Sistem fire alarm tipe full addressable sesuai diterapkan pada gedung besar. fungsi fire alarm ini adalah untuk memberitahukan potensi kebakaran dengan tepat. Tak hanya tanda, alarm tipe ini dapat memperlihatkan titik lokasi tempat kebakaran terjadi. Sehingga kebakaran dapat ditangani segera. Untuk memasang alat ini membutuhkan biaya yang cukup mahal.

  • Semi Addressable

Dibandingkan dengan tipe full addressable, alarm semi adderessable harganya lebih terjangkau. Alat ini cocok digunakan pada tempat yang memiliki ruangan besar dan kompleks. Contoh bangunan yang menggunakan alarm semi ini adalah apartemen. Dilihat dari kecanggihan, alarm ini juga dapat memberikan tanda kebakaran di suatu tempat. Hanya saja diperlukan pengawasan khusus agar dapat mengontrol alat ini. Dengan begitu, semi addressable fire alarm dapat memberikan lokasi kebakaran yang akurat.

Fungsi Fire Alarm Untuk Bangunan

Kebakaran bisa disebabkan karena banyak hal. Bukan hanya kelalaian, terkadang ada pihak tak bertanggung jawab sengaja menyebabkan kebakaran. Alat peringatan kebakaran tidak hanya dibutuhkan oleh bangunan besar. Bangunan kecil, seperti rumah juga memerlukan alat ini untuk antisipasi. Tak ada salahnya memasang alat ini karena memiliki fungsi keselamatan.

  • Membunyikan Alarm

Apabila terjadi potensi kebakaran, alarm kebakaran dapat membunyikan sirine. Sirine ini nantinya menarik perhatian orang yang mendengar. Baik berupa masih berupa asap, percikan api atau gas bisa segera dilakukan tindakan pencegahan. Ini mencegah munculnya korban kebakaran.

  • Menggerakkan Exhause Fan

Fire alarm yang canggih dapat dirancang dapat bekerja secara otomatis dengan exhause fan. Pada saat gas atau asap terdeteksi, maka alat ini dapat memberikan sinyal untuk mengaktifkan kipas. Selain mencegah terjadinya ledakan, gerakan kipas akan mengeluarkan bau gas dan asap yang mengepul di dalam ruangan.

  • Mendeteksi Pipa Hydrant

Untuk mengatasi kebakaran yang cukup besar, hydrant biasa di tempatkan pada area tertentu. Media pemadaman api yang menggunakan air hanya boleh dilakukan pada kondisi darurat. Untuk memudahkan penyemprotan air, maka alarm harus terintegrasi dengan sistem hydrant.

  • Dapat Memutuskan Aliran Listrik

Fire alarm akan memutus aliran listrik saat terjadi kebakaran. Pemutusan ini bertujuan untuk mengurangi kebisingan. Sehingga yang terdengar hanya suara sirine. Karyawan bisa fokus untuk melakukan evakuasi. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya hubungan korsleting.

  • Dapat Memutus Sistem Komunikasi

Dalam alat pemberi sinyal kebakaran ini tersedia fungsi komunikasi. Bentuk komunikasi dua arah dari push button ke control panel. Sehingga saat terjadi kebakaran alay ini dapat memutuskan sistem PABX. Dengan begitu, karyawan menghentikan kegiatannya.

Kebakaran dapat dicegah dengan memasang alat dengan tepat. Dengan bantuan TotalFire Indonesia, bangunan dapat memperoleh fungsi fire alarm secara maksimal. Terhindar dari kebakaran dapat mencegah bencana besar.

Jadi, sudahkah bangunan anda aman?