Tidak ada satu orang pun yang dapat memprediksi terjadinya kebakaran sehingga akan mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Bahkan terkadang, hingga menelan korban jiwa. Untuk itu, Anda harus selalu waspada dan gunakan fire alarm system dengan benar.
Selain itu, Anda juga harus mengetahui dan mempelajari tentang klasifikasi kebakaran A B C D sehingga mengerti cara mengatasi dan cara mencegahnya. Hal ini dikarenakan setiap klasifikasi kebakaran memiliki cara mengatasi dan cara mencegah terjadinya yang berbeda-beda.
Contents
Klasifikasi Kebakaran, Cara Mengatasi, Dan Cara Mencegahnya
Mungkin selama ini, banyak orang, termasuk Anda, yang mengetahui tentang kebakaran hanya sebatas api yang dapat menghanguskan harta benda dan dapat membahayakan jiwa. Ternyata, kebakaran memiliki beberapa klasifikasi, yaitu klasifikasi kebakaran A B C D, dengan cara mengatasi dan cara mencegahnya yang berbeda-beda.
-
Klasifikasi Kebakaran A
Klasifikasi kebakaran A terjadi karena terbakarnya material padat dan memang mudah terbakar, seperti plastik, daun kering, sampah kering, kayu, kertas, dan kain. Klasifikasi kebakaran ini dapat terjadi di mana saja, tetapi tempat yang berpotensi besar adalah showroom kerajinan kayu, pabrik kain, gudang penyimpanan kertas, dan gudang penyimpanan furnitur.
Jika api pada klasifikasi kebakaran A masih tergolong kecil, belum merambat ke mana-mana, dan asap belum memenuhi ruangan, Anda dapat mengatasinya dengan APAR dry chemical powder, APAR foam liquid, dan APAR liquid gas.
Adapun cara mencegah terjadinya klasifikasi kebakaran A adalah meletakkan atau menyimpan kain yang berminyak di tempat yang aman serta jauh dari api dan material yang mudah terbakar.
-
Klasifikasi Kebakaran B
Klasifikasi kebakaran B terjadi karena terbakarnya zat cair yang memang mudah terbakar, seperti zat cair polar (metanol,aseton, propanol, dan alkohol) serta zat cair non-polar (cat, solvent, wax, oli, bensin, dan minyak). Klasifikasi kebakaran ini dapat terjadi di mana saja, tetapi tempat yang berpotensi besar adalah perusahaan minyak dan gas, pom bensin, pabrik cat, serta pabrik kimia.
Jika api pada klasifikasi kebakaran B masih tergolong kecil, belum merambat ke mana-mana, dan asap belum memenuhi ruangan, Anda dapat mengatasinya dengan APAR CO2, APAR dry chemical powder, APAR foam liquid, dan APAR liquid gas.
Adapun cara mencegah terjadinya klasifikasi kebakaran B adalah meletakkan atau menyimpan cairan yang mudah terbakar di tempat yang aman serta jauh dari api, menggunakan cairan yang mudah terbakar di ruangan berventilasi, serta tidak menggunakan wadah plastik untuk menyimpan cairan yang mudah terbakar.
-
Klasifikasi Kebakaran C
Klasifikasi kebakaran C terjadi karena terbakarnya instalasi listrik atau peralatan elektronik, seperti terjadinya korsleting pada alat elektronik dan terjadinya hubungan arus pendek. Klasifikasi kebakaran ini dapat terjadi di mana saja, tetapi tempat yang berpotensi besar adalah perumahan, ruang server, dan perkantoran.
Jika api pada klasifikasi kebakaran C masih tergolong kecil, belum merambat ke mana-mana, dan asap belum memenuhi ruangan, Anda dapat mengatasinya dengan APAR dry chemical powder, APAR CO2, dan APAR liquid gas.
Adapun cara mencegah terjadinya klasifikasi kebakaran C adalah menginstal listrik yang sesuai dengan aturan, melakukan pemeriksaan kabel secara rutin, segera mengganti kabel yang rusak, menggunakan kabel dan peralatan elektronik yang berkualitas dan memenuhi standar, serta bijak dalam menggunakan setop kontak.
-
Klasifikasi Kebakaran D
Klasifikasi kebakaran D terjadi karena terbakarnya material logam, seperti sodium, titanium, potasium, magnesium, litium, kalium, dan aluminium. Klasifikasi kebakaran ini dapat terjadi di mana saja, tetapi tempat yang berpotensi besar adalah pertambangan dan pabrik baterai.
Jika api pada klasifikasi kebakaran D masih tergolong kecil, belum merambat ke mana-mana, dan asap belum memenuhi ruangan, Anda dapat mengatasinya dengan APAR CO2, APAR foam liquid, dan APAR liquid gas.
Adapun cara mencegah terjadinya klasifikasi kebakaran D adalah meletakkan atau menyimpan logam di dalam wadah yang kedap udara dan di tempat yang aman. Untuk kebakaran yang sudah membesar, pemadaman bisa menggunakan bahan khusus yang dirancang untuk menangani kebakaran logam, seperti bubuk khusus logam (metal fire extinguishing agents).
Kesimpulan
Itulah klasifikasi kebakaran A B C D, cara mengatasi, dan cara mencegahnya. Saat api dari klasifikasi kebakaran A B C D mulai membesar, merambat ke mana-mana, dan asap sudah memenuhi ruangan, sebaiknya Anda segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
