Pengertian sistem kebakaran pasif menjadi penting saat Anda ingin mengetahui seluk beluk sistem kebakaran ini. Membicarakan tentang keselamatan memang tidak pernah ada habisnya, terlebih jika keselamatan itu merujuk pada dua subjek yaitu manusia dan gedung. Kecanggihan teknologi telah membuat semua yang berhubungan dengan keselamatan menjadi suatu hal yang terjangkau dari perkiraan dan pelaksanaan.
Sebenarnya juga ada sistem kebakaran aktif namun cara pengaplikasiannya masih lebih mudah sistem kebakaran yang pasif. Berikut ini adalah informasi mengenai sistem perlindungan kebakaran pasif selengkapnya.
Pengertian Sistem Kebakaran Pasif
Sistem kebakaran ini adalah sistem kebakaran yang memiliki tujuan menghalangi atau menahan laju asap, gas beracun, api dan panas selama kebakaran berlangsung dalam selang waktu tertentu.
Diperlukan selang waktu tertentu yang biasanya berlangsung selama kurang lebih 4 jam ini untuk mengevakuasi atau menyelamatkan orang dalam gedung dan barang-barang berharga yang ada di dalam gedung.
Proses evakuasi ini juga harus melibatkan orang-orang profesional seperti pemadam kebakaran atau polisi. Demi keselamatan bersama orang yang sudah diselamatkan atau dievakuasi harus dibawa menjauh sejauh radius 500 meter atau 1 km dari tempat kejadian agar tidak terciprat barang-barang atau cairan berbahaya yang meledak akibat kebakaran tersebut. Sistem kebakaran ini lebih berfungsi memproteksi bangunan saat kebakaran.
Cara Kerja Sistem
Cara kerja sistem pencegahan kebakaran pasif ini sangatlah bertolak belakang dengan sistem pembakaran aktif. Anda tidak perlu mengaktifkan alat apapun untuk sistem pembakaran yang pasif karena sistem pembakaran ini bekerja saat kebakaran terjadi. Semua alat atau bahan yang digunakan dalam sistem pembakaran yang pasif ini akan teruji secara klinis saat terjadi kebakaran di dalam gedung tersebut.
Dengan menggunakan sistem kebakaran ini, perusahaan tidak akan mengalami banyak kerugian atas kebakaran yang terjadi. Hal ini disebabkan sistem kebakaran yang pasif akan terbakar atau membakar habis satu ruangan saja tanpa merembet ke tempat lainnya. Kebakaran dalam satu tempat tersebut juga tidak akan habis secara total karena material dari sistem kebakaran yang pasif ini menahan dengan kuat api yang melahap.
Diharapkan dengan menggunakan sistem pasif ini, dan diterapkan secara luas pada gedung Anda, Anda sudah melakukan proteksi terhadap harta perusahaan. Seperti yang kita ketahui bahwa kebakaran bisa terjadi dikarenakan banyak hal, beberapa diantaranya adalah hal yang sepele seperti puntung rokok yang masih menyala atau lupa mematikan sakelar lampu. Maka dari itu, penerapan proteksi sistem pembakaran pasif ini harus sudah tertanam dari awal pembangunan gedung.
Macam-Macam Alat Kebakaran Pasif
Ada banyak macam dari alat kebakaran pasif yang berfungsi utama memberi ketahanan terhadap api. Berikut ini adalah dua macam alat yang termasuk sistem kebakaran yang pasif.
- Dinding, Lantai Atau Pintu Tahan Api
Ketiga benda tersebut di atas bisa dilapisi sesuatu sesuai standar sistem proteksi kebakaran yang ada agar bisa menahan api agar tetap berada di dalam ruangan tertentu saja.
- Penghalang Api Dan Asap
Untuk menjadi penghalang baik api dan atau asap, dapat digunakan dalam bentuk sekat-sekat pada ruangan sehingga bisa mengurai laju asap dan api. Ini penting agar jalannya evakuasi korban kebakaran bisa maksimal denganĀ lambatnya asap atau api untuk menjalar membakar gedung.
Selain kedua alat tersebut, masih terdapat alat lainnya yang berfungsi sama. Namun, yang paling utama adalah bagaimana alat yang ada bekerja secara maksimal tanpa mengganggu proses proteksi gedung dari kebakaran.
Layanan Pemasangan Sistem Kebakaran Dari Totalfire
Totalfire merupakan perusahaan kontraktor proteksi kebakaran yang bisa melakukan proteksi terhadap gedung Anda dengan sistem pencegahan dan pemadam kebakaran. Perusahaan ini secara profesional melakukan proteksi kebakaran secara pasif yang terbaik di kelasnya.
Semua proteksi dilakukan dengan melibatkan tenaga profesional dan alat canggih serta kualitas bahan yang premium. Hal ini untuk mendukung semua kinerja dari sistem pembakaran uang akan dilakukan secara pasif pada sebuah gedung.
Gedung yang akan diaplikasikan dengan sistem pencegahan dan pemadam kebakaran akan dipantau dan dipelajari sebelumnya. Semua dikalkulasikan sesuai standar dari kementerian pekerjaan umum dengan melibatkan K3 yang harus juga diterapkan. Pengujian terhadap alat dan bahan yang akan dipasang juga telah dilakukan sebelumnya. Jika tidak sesuai atau tidak cocok dengan venue gedung maka akan disesuaikan dengan keberadaan gedung tersebut.
Semua kebakaran atau bencana alam dari sumber manapun adalah takdir yang harus dilewati namun sebagai manusia sudah seharusnya Anda berikhtiar dengan melakukan pemasangan sistem kebakaran pasif pada setiap gedung atau gudang perusahaan Anda.
Untuk informasi lebih akurat mengenai sistem pemadam kebakaran, Anda dapat menghubungi perusahaan tersebut kapan pun Anda membutuhkannya. Jadi, silahkan renungkan, gedung mewah tanpa proteksi kebakaran pasif atau gedung biasa namun menggunakan sistem kebakaran yang pasif sejak awal pembangunan?
