
Salah satu indikator yang akan muncul saat akan terjadi kebakaran adalah bunyi fire alarm. Fire alarm ini menjadi penanda bahaya bagi orang-orang sekitar untuk segera melakukan evakuasi diri ke tempat yang lebih aman. Nah, adapun sistem yang bekerja di balik kecerdasan fire alarm adalah Master Control Fire Alarm (MCFA).
MCFA berfungsi sebagai pengendali yang dapat merespon sistem detektor pemicu kebakaran pada ruangan. Kendali dari MCFA inilah yang akan memberikan informasi tentang detektor mana yang bekerja. Untuk pemilihan jenis MCFA sendiri, anda harus menentukannya berdasarkan kebutuhan. Dalam ulasan kali ini, kami akan membantu anda untuk memahami fungsi dari MCFA dan perbedaan antar kedua jenisnya. Mari kita simak.
Contents
Pengertian dan Fungsi Master Control Fire Alarm (MCFA)
Secara istilah, Master Control Fire Alarm (MCFA) merupakan suatu sistem yang mampu mendeteksi, merespon, dan mengendalikan detektor pada fire alarm. Ketika tanda-tanda kebakaran muncul, MCFA ini akan menganalisa dan memberikan respon dengan cepat untuk mengatasi resiko kebakaran tersebut.
Adapun fungsi dari MCFA ini adalah untuk memantau tanda-tanda bahaya yang diteruskan oleh masing-masing detektor yang diletakkan pada suatu ruangan. Jadi, sistem kontrol panel inilah yang akan meneruskan informasi kepada para penghuni bangunan dengan membunyikan fire alarm serta mengatasi tanda-tanda kebakaran dini dengan mengeluarkan air atau gas karbon dioksida.
Dikarenakan keberadaan MCFA ini sangat krusial, maka pemasangan komponen-komponennya harus selalu diperhatikan. Salah satunya adalah dengan menggunakan UPS atau stabilizer yang baik. Stabilizer ini berfungsi untuk menjaga tegangan yang diterima oleh perangkat MCFA, serta untuk mencegah terjadinya konsleting akibat ketidakstabilan tegangan. Dengan demikian, kinerja MCFA juga dapat berlangsung secara maksimal.
Perbedaan antara Master Control Fire Alarm Addressable dan Konvensional
Master Control Fire Alarm (MCFA) Addressable dan konvensional merupakan 2 jenis sistem fire alarm yang memiliki fungsi dan kelebihan yang berbeda. Secara umum, MCFA addressable ini lebih detail dalam merespon dan mendeteksi informasi, akan tetapi harganya cenderung lebih mahal. sedangkan untuk MCFA konvensional harganya memang lebih murah, tetapi kemampuan merespon resiko kebakaran hanya dalam jangkauan yang kecil saja.
Nah, untuk mengetahui perbedaan antara MCFA addressable dan konvensional lebih detail, berikut kami sajikan informasinya.
Master Control Fire Alarm (MCFA) Addressable
Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa MCFA sistem addressable mampu merespon resiko kebakaran lebih detail dan lebih akurat dibandingkan dengan sistem konvensional. Hal ini disebabkan karena sistem addressable memiliki IP Address tersendiri pada masing-masing detektornya.
Sehingga jika terdeteksi tanda-tanda kebakaran, MCFA ini bisa langsung mendeteksi detektor mana yang sedang aktif, kemudian dengan segera memberikan respon untuk mengatasi resiko kebakaran secara dini.
Hal inilah yang menjadi kelebihan dari sistem addressable. Selain karena tanda-tandanya bisa terdeteksi lebih cepat dan akurat, pemantauannya juga menjadi lebih mudah. Kemudahan fitur pemantauan ini tentu sebanding dengan harganya yang cukup mahal.
Oleh sebab itu, sistem addressable ini biasanya hanya digunakan pada bangunan-bangunan bertingkat yang memiliki banyak ruangan, seperti mall, apartemen, atau fasilitas umum lainnya. Sistem ini tentu akan sangat membantu memberikan proteksi terhadap resiko kebakaran.
Master Control Fire Alarm (MCFA) Konvensional
Adapun MCFA yang konvensional, ciri utamanya adalah harga pemasangan perangkat yang jauh lebih murah dibanding dengan yang addressable. Walau demikian, sistem yang konvensional ini tetap akan berperan penting jika digunakan sesuai dengan kapasitasnya.
Sistem konvensional ini memang hanya mengandalkan kontrol panel fire alarm secara mandiri tanpa diketahui detektor mana yang sedang bekerja. Maka sistem MCFA konvensional bisa kita gunakan pada bangunan yang tidak terlalu besar, atau tidak beresiko tinggi, seperti pada kantor penyimpanan barang. Dengan demikian tidak akan ada resiko rusaknya aset-aset perusahaan atau korban jiwa jika terjadi kebakaran.
Selain itu, jika anda menggunakan MCFA konvensional pada bangunan yang kecil, maka anda telah menghemat biaya pemasangan dan pemeliharaan yang tidak perlu.
Nah, kini anda sudah mengetahui fungsi dan kegunaan dari Master Control Fire Alarm serta perbedaan antara kedua jenisnya. Selanjutnya, jika anda adalah seorang penanggung jawab atas sebuah bangunan, anda harus mengambil keputusan yang terbaik untuk memilih jenis MCFA yang sesuai dengan resiko ancaman yang mungkin terjadi dan kebutuhan bangunan yang anda miliki.
Instalasi MFCA
Untuk itu, kami PT. Totalfire Indonesia kan membantu anda dalam menentukan pilihan yang bijaksana. Kami menyediakan jasa konsultasi terkait pemasangan Master Control Fire Alarm, termasuk penyediaan komponen dan pemasangan perangkatnya. Anda bisa melakukan perencanaan bersama kami melalui contact person yang tertera pada website kami di https://totalfire.co.id/.
Sekian informasi yang dapat kami sajikan, semoga bermanfaat.