Mari Terapkan Sistem Mencegah Kebakaran Dengan Langkah-Langkah Berikut!

sistem mencegah kebakaran gedung data center tambang kapal pabrik

Sistem mencegah kebakaran bisa membantu mengantisipasi terjadinya kebakaran di suatu tempat. Sistem ini bisa diterapkan di mana saja. Entah itu di dalam gedung, pabrik, gudang, maupun kapal laut. Guna bisa menerapkan sistem ini, kita perlu mengikuti sejumlah langkah.

Langkah-langkah tersebut adalah:

  1. Gunakan Bahan Anti Api Atau Kebakaran Di Tempat Berada

Langkah ini diambil jika hendak menerapkan sistem mencegah kebakaran untuk gedung. Menggunakan bahan anti api atau kebakaran dapat mencegah gedung dari kebakaran.

Adapun bahan-bahan yang tergolong anti api/kebakaran sendiri adalah cat dinding anti api, semen anti api, serta kayu artifisial.

  1. Tempatkan Barang-Barang Penting Di Tempat Yang Aman

Kebakaran bisa menghanguskan apa saja. Termasuk barang-barang yang sekiranya penting. Oleh karena itulah, kamu mesti menempatkan barang-barang penting di tempat yang relatif aman.

Jika punya barang berupa dokumen penting, maka simpanlah benda tersebut di brankas yang tahan api. Perlakukan yang hampir sama juga berlaku barang-barang penting lainnya yang mudah terbakar.

Bahan-barang berbahan kertas misalnya. Untuk barang satu ini, kamu wajib menyimpannya di tempat yang kering, jauh dari sumber api, serta memiliki sirkulasi udara yang tergolong baik.

  1. Merawat Sistem Kelistrikan Secara Berkala, serta Mematikan Listrik Bila Tidak Diperlukan

Salah satu penyebab terjadinya kebakaran adalah konsleting pada sistem kelistrikan. Untuk itulah, mengapa langkah satu ini menjadi salah satu langkah yang harus kamu lakukan.

Merawat sistem kelistrikan sendiri tidaklah sulit. Adapun salah satu contohnya adalah dengan selalu memeriksa perlengkapan listrik secara berkala.

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan kala mengecek perkara listrik. Aspek-aspek tersebut adalah sambungan kabel (apakah masih erat atau mulai kendur); usia peralatan listrik (apakah masih layak pakai atau sudah tua); serta instalasi listrik (apakah masih terpasang dengan baik atau sudah mengendur).

Memilih stop kontak yang tepat adalah contoh perawatan sistem kelistrikan lainnya. Untuk soal ini, kami amat menyarankan untuk pilih stop kontak yang sesuai dengan standar keamanan.

Dengan memilih stop kontak seperti itu, maka sistem kelistrikan akan berjalan aman, serta tidak menimbulkan potensi kebakaran.

Selain perawatan, penggunaan listrik juga patut diperhatikan. Pastikan untuk langsung mematikan listrik, jika sudah tidak digunakan lagi.

Jika listriknya dipakai di perkantoran atau gedung industri, pastikan listrik dimatikan dari sakelar utama jika sudah tidak dipakai lagi.

  1. Buatlah Area Khusus Perokok

Terkadang, kebiasaan orang merokok di sembarang tempat bisa menjadi sebab terjadinya kebakaran. Oleh karenanya, membuat area khusus perokok adalah langkah antisipatif yang cukup bijak.

Bila nanti menyediakan ruangan khusus merokok, pastikan untuk sediakan asbak yang telah disapisi pasir atau tisu basah di bawahnya. Asbak tersebut nantinya bisa membantu memadamkan puntung rokok dengan cepat.

  1. Lengkapilah Ruangan dengan Alat Pendeteksi Kebakaran Dan Alat Pemadam Kebakaran

Meskipun sudah melakukan langkah-langkah sebelumnya, kebakaran masih bisa saja terjadi. Guna mengantisipasi hal tersebut, kamu harus menyediakan alat pendeteksi kebakaran serta alat pemadam kebakaran di tempatmu berada.

Alat pendeteksi dan pemadam kebakaran sendiri punya beragam jenis. Kamu hanya perlu memilihnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tempatmu berada.

Kedua alat tersebut sebisa mungkin ditempatkan di tempat-tempat yang rentan terjadi kebakaran. Semisal di pantry dan gudang. Pastikan untuk terus merawat kedua alat tersebut, agar keduanya bisa berfungsi secara optimal.

  1. Sediakan Pintu Darurat Dan Jalur Evakuasi

Seperti halnya alat pendeteksi dan pemadam kebakaran, pintu darurat dan jalur evakuasi juga bisa bantu antisipasi kebakaran. Terutama, guna menyelamatkan nyawa orang-orang.

Pintu darurat bisa menghubungkan orang-orang dengan jalur evakuasi, serta meminimalisasi api kebakaran yang menyebar. Sementara itu, jalur evakuasi bisa mengantar orang-orang utuk selamat dari tempat terjadinya kebakaran.

Jalur evakuasi juga bisa mengantarkan orang-orang ke tempat yang lebih aman. Agar fungsinya lebih optimal, sebuah jalur evakuasi wajib dipasangi dengan petunjuk arah.

Selain itu, lengkapi pula dengan lampu darurat. Lampu darurat bisa membantu menerangi area jalur evakuasi, terutama saat kebakaran tengah terjadi dan listrik tengah mati.

  1. Minta Bantuan Jasa Fire Protection Terpercaya

Menerapkan langkah-langkah sistem mencegah kebakaran tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu adanya bantuan pihak lain untuk bisa menerapkan hal tersebut.

Salah satu pihak yang bisa kita minta bantu adalah penyedia jasa fire protection. Dan salah satu contoh fire protection yang ada di Indonesia adalah Totalfire Indonesia.

Totalfire bisa bantu menerapkan langkah-langkah sistem mencegah kebakaran dengan proporsional. Sesuai dengan standar nasional dan internasional.

Demikianlah langkah-langkah untuk menerapkan sistem mencegah kebakaran. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu sekalian. Bila ada pertanyaan dan saran, langsung saja utarakan via kolom komentar. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya!