Semua setuju bahwa data center adalah bagian krusial dari bisnis atau organisasi. Di era transformasi digital, data dan infrastruktur TI menjadi aset paling penting bagi setiap organisasi. Data center bukan sekadar ruangan berisi server; ia adalah pusat saraf tempat transaksi diproses, informasi disimpan, dan ekonomi digital dijalankan. Gangguan sekecil apa pun, terutama kebakaran, dapat menimbulkan kerugian finansial, merusak reputasi, dan kehilangan data yang tak tergantikan.
Data center adalah fasilitas khusus untuk menyimpan, memproses, dan mengelola data melalui server, sistem jaringan, dan infrastruktur pendukung. Infrastruktur ini termasuk listrik cadangan dan pendingin presisi. Karena perannya penting, pemilik dan tim harus menjaga keamanan data center dari ancaman darurat seperti kebakaran. Salah satu langkah utama adalah menggunakan fire protection system yang tepat.
Sebagai Fire Protection Specialist sejak 2005, PT Totalfire Indonesia memahami bahwa melindungi data center berbeda dengan gedung perkantoran biasa. Ruangan penuh perangkat elektronik sensitif, kabel padat, dan aliran udara konstan menciptakan tantangan unik untuk sistem proteksi kebakaran.
Contents
- 1 Mengapa Data Center Sangat Rentan terhadap Kebakaran?
- 2 Tips Mencegah Kebakaran dengan Fire Protection System untuk Data Center
- 2.1 Deteksi Dini yang Sangat Sensitif (HSSD)
- 2.2 Membedakan Asap dan Gangguan Lain
- 2.3 Penggunaan Clean Agent Suppression System
- 2.4 Kelengkapan Alarm dan Evakuasi
- 2.5 Memasang dengan Tepat Sistem Proteksi Kebakaran
- 2.6 Menjaga Fire Protection System yang Sudah Terpasang
- 2.7 Hindari Risiko Kebakaran Fatal, Lakukan Hal-hal Berikut!
- 2.8 Tangani Bahan yang Mudah Terbakar dengan Hati-hati
- 2.9 Pertimbangkan untuk Membuat Lebih dari Satu Power Room
- 3 Memelihara secara Rutin Sistem Pendingin Ruangan
- 4 Pentingnya Perawatan (Maintenance) dan Pengujian berkala
- 5 Mengapa Mempercayakan Data Center Anda pada PT Totalfire Indonesia?
Mengapa Data Center Sangat Rentan terhadap Kebakaran?
Data Center memiliki konsentrasi beban listrik yang sangat tinggi. Panas yang dihasilkan oleh ribuan prosesor, potensi hubungan arus pendek (korsleting), serta tumpukan kabel di bawah lantai (raised floor) adalah pemicu utama segitiga api. Sistem pendingin udara presisi (precision AC) yang bekerja terus-menerus menciptakan sirkulasi udara yang cepat, yang dapat mengencerkan asap dan membuat detektor konvensional kurang cepat mendeteksi tanda-tanda awal kebakaran.
Oleh karena itu, implementasi fire protection system untuk data center tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Dibutuhkan sistem yang cerdas, cepat, dan yang terpenting, bersih.
Tips Mencegah Kebakaran dengan Fire Protection System untuk Data Center
Data apapun dalam bisnis adalah aset yang berharga. Karenanya, data center harus aman dan tetap beroperasi meski terjadi kondisi kritis seperti kebakaran, karena data center merupakan inti operasional yang menopang seluruh aktivitas, terutama terkait ekonomi digital.
Selain itu, mungkin Anda sering mendengar berita tentang pembobolan data yang merugikan, belum lagi risiko bencana alam atau kejadian tak terduga seperti kebakaran. Hal ini menegaskan pentingnya menjaga standar keamanan data center sebagai langkah mencegah potensi kerugian, yang dampaknya tidak hanya dirasakan individu, tetapi juga masyarakat luas.
Keamanan data center harus dirancang untuk tetap efektif dalam situasi darurat. Untuk itu, berikut aspek utama dalam merancang pertahanan kebakaran yang mumpuni:
Deteksi Dini yang Sangat Sensitif (HSSD)
Karena aliran udara yang kuat di data center, asap sering terurai sebelum mencapai detektor pada langit-langit. Direkomendasikan penggunaan High Sensitivity Smoke Detection (HSSD) atau sistem aspirasi udara, seperti VESDA® (sebagai contoh merek), untuk mendeteksi partikel asap sangat kecil sebelum terlihat api. Sistem ini secara aktif menarik sampel udara melalui jaringan pipa dan mampu mendeteksi partikel mikroskopis hasil pembakaran bahkan sebelum api terlihat oleh mata manusia.
Membedakan Asap dan Gangguan Lain
Sistem proteksi yang canggih mampu membedakan antara ancaman nyata (asap kebakaran) dengan gangguan teknis lainnya, seperti kebocoran gas pendingin dari sistem AC. Hal ini sangat penting untuk mencegah aktivasi sistem pemadaman yang tidak perlu (false alarm).
Penggunaan Clean Agent Suppression System
Inilah poin paling krusial. Menggunakan air (sprinkler) untuk memadamkan api di data center adalah kesalahan fatal karena air bersifat konduktif serta akan merusak sirkuit elektronik secara permanen. Totalfire merekomendasikan sistem gas bersih seperti FM200 (HFC-227ea) atau Novec 1230, efektif untuk kebakaran kelas B dan C, serta dapat digunakan terbatas pada kebakaran kelas A ringan.
- Tanpa Residu: Gas ini menguap sepenuhnya tanpa meninggalkan debu atau cairan.
- Aman bagi Elektronik: Tidak menghantarkan listrik.
- Aman bagi Manusia: Memungkinkan personel untuk melakukan evakuasi dengan aman tanpa risiko sesak napas pada konsentrasi desain yang tepat.
Kelengkapan Alarm dan Evakuasi
Sistem harus dilengkapi dengan sirene dan lampu sorot (strobe light) yang intens. Di ruangan data center yang bising karena suara kipas pendingin, tanda peringatan visual sangat penting untuk memastikan semua orang menyadari adanya bahaya dan segera meninggalkan area.
Memasang dengan Tepat Sistem Proteksi Kebakaran
Setiap sistem proteksi kebakaran di data center harus dirancang secara optimal. Sistem harus mampu membedakan antara kebocoran gas dari pendingin dan asap akibat api, serta dilengkapi alarm visual dan audio untuk memberi peringatan evakuasi. Alat pemadam portabel ditempatkan di lokasi strategis untuk membantu teknisi keluar jika pintu keluar terhalang api, sementara sakelar daya mati darurat memungkinkan pemutusan listrik dengan satu tombol untuk menghindari risiko listrik saat kebakaran.
Selain itu, sakelar penundaan atau pembatalan diperlukan jika sistem mendeteksi alarm palsu. Penggunaan sistem pemadam kebakaran berbasis gas bersih sangat dianjurkan karena efektif melindungi data center tanpa merusak peralatan elektronik.
Menjaga Fire Protection System yang Sudah Terpasang
Tidak cukup hanya memasang lalu melupakan sistem proteksi. Oleh karena itu, ikuti jadwal pengujian dan perawatan rutin untuk memastikan sistem selalu siap. FM200 tetap menjadi rekomendasi utama untuk data center.
Hindari Risiko Kebakaran Fatal, Lakukan Hal-hal Berikut!
Sebagai pemilik dan operator data center, Anda pasti menyadari bahwa lokasi ini merupakan pusat saraf bagi bisnis atau organisasi. Jika terjadi kerusakan pada komponen elektronik penting di ruangan ini, operasional bisnis bisa terganggu selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, dengan potensi kerugian material yang signifikan, belum lagi risiko keselamatan personel.
Upaya pencegahan menjadi hal yang wajib dilakukan. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda terapkan untuk mencegah kebakaran dan memastikan pemadaman api dilakukan dengan cepat serta tepat.
Tangani Bahan yang Mudah Terbakar dengan Hati-hati
Saat terjadi kebakaran, kardus, plastik, dan bahan kemasan seperti styrofoam dapat dengan cepat membuat api membesar dan melahap isi ruangan. Untuk mencegah hal ini, sediakan ruang terpisah untuk mengeluarkan peralatan dari kemasannya sebelum memindahkan ke pusat data. Terapkan aturan ketat jika tidak ada bahan yang mudah terbakar di dalam pusat data.
Pertimbangkan untuk Membuat Lebih dari Satu Power Room
Umumnya data center tidak dapat berfungsi tanpa adanya ruang daya, yang berisi banyak bus (jalur) untuk bertindak sebagai pengaman kegagalan sistem. Air dari sistem sprinkler dapat merusak peralatan listrik di ruang daya, dan adanya asap mungkin memaksa pemadaman darurat untuk alasan keamanan. Namun, dengan memasang setiap bus di ruangan terpisah maka pusat data Anda dapat terus berfungsi, meskipun kebakaran terjadi di salah satu ruang daya.
Memelihara secara Rutin Sistem Pendingin Ruangan
AC yang bekerja terus-menerus menghasilkan panas tinggi; kebocoran refrigeran dari sistem pendingin yang kurang terawat dapat mengganggu sistem deteksi kebakaran. Lakukan pemeliharaan rutin untuk mencegah kemungkinan ini agar tidak menjadi masalah besar. Pastikan setiap aspek dari sistem pendingin ruangan dan peralatan pemadam kebakaran bekerja sama secara harmonis.
Yang perlu kita ingat adalah tidak peduli seberapa hati-hati dan upaya pencegahan yang dilakukan, masih ada kemungkinan kebakaran terjadi pada data center. Jika ini terjadi, sistem proteksi kebakaran akan berfungsi dengan semestinya asal memperhatikan kondisinya. Cukup sulit untuk awam menentukan seperti apa sistem yang dibutuhkan.
Pentingnya Perawatan (Maintenance) dan Pengujian berkala
Memasang sistem proteksi terbaik hanyalah setengah dari pekerjaan. Setengah sisanya adalah memastikan sistem tersebut bekerja saat dibutuhkan. Sebagai perusahaan yang bersertifikat ISO 9001 untuk manajemen mutu, Totalfire menekankan pentingnya jadwal pengujian berkala:
- Pengecekan Tekanan Tabung: Memastikan volume gas penekan tetap stabil.
- Uji Fungsi Detektor: Menjamin sensor tetap sensitif dan tidak tertutup debu.
- Integrasi Panel Kontrol: Memastikan skenario daya mati darurat EPO (Emergency Power Off) berfungsi dengan sekali tekan tombol.
Mengapa Mempercayakan Data Center Anda pada PT Totalfire Indonesia?
Menentukan sistem proteksi ideal bisa membingungkan bagi orang awam. Karena itu, dibutuhkan keahlian teknik mendalam untuk menghitung konsentrasi gas, tekanan pipa, hingga integritas ruangan.
Keunggulan Kami:
- Fire Protection Specialist Since 2005: Kami memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menangani berbagai proyek proteksi kebakaran skala nasional dan internasional.
- ISO 9001 & ISO 45001 Certified: Kami tidak hanya menjamin kualitas hasil kerja (ISO 9001), tetapi juga memastikan setiap proses instalasi dilakukan dengan standar kesehatan dan keselamatan kerja yang tertinggi (ISO 45001).
- Solusi Kustom dan Terjangkau: Kami merancang sistem yang spesifik untuk kebutuhan gedung Anda, memastikan perlindungan maksimal dengan efisiensi biaya yang tepat.
Bekerja sama dengan Totalfire Indonesia memberi peace of mind, melindungi investasi bernilai miliaran rupiah dan kelangsungan data pelanggan. Jangan biarkan aset berharga terancam; kebakaran mungkin hanya terjadi sekali, tetapi dampaknya bisa menghancurkan jika tidak dimitigasi dengan benar.
Apakah Anda ingin memastikan sistem proteksi kebakaran di data center Anda sudah memenuhi standar NFPA terbaru? Hubungi tim ahli kami di Totalfire Indonesia. Kami siap membantu dari konsultasi, desain, instalasi, hingga pemeliharaan rutin. Lindungi nadi digital bisnis Anda bersama spesialis yang teruji sejak 2005.


