
Foam protein merupakan suatu bahan yang berbentuk busa yang berfungsi memadamkan api. Bahan satu ini aman digunakan dan sangat membantu pemadam untuk mengatasi kebakaran bersifat berat hingga ringan.
Bahan utama yang terkandung di dalam foam ini adalah protein, bahan penstabil khusus serta garam dan logam. Semuanya diekstrak dan dibuat dengan teknologi khusus sehingga menghasilkan bahan pencegah api.
Selain didukung dengan kandungan yang aman. Bahan satu ini juga dinilai awet dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.
Contents
Fire Extinguisher Foam Protein
Fire Extinguisher Foam merupakan salah satu alat yang dapat menyimpan foam protein dan menjaganya agar tetap awet. Alat ini memiliki ukuran yang cukup ringan dan mudah dibawa ke mana-mana.
Alat ini dibagi menjadi 2 jenis yakni untuk kelas kebakaran A dan B. Masing-masing kelas tersebut tentunya mempunyai resiko yang berbeda sehingga dibutuhkan alat khusus seperti fire extinguisher ini.
Teruntuk kebakaran yang masuk golongan A dikategorikan sebagai kebakaran yang disebabkan oleh benda penyulut api. Contoh yang termasuk kategori A adalah efek bahan mudah terbakar seperti karet, kayu, kain dan kertas.
Sementara untuk golongan A dikategorikan sebagai kebakaran yang disebabkan oleh zat kimia. Contoh yang termasuk kategori A adalah efek bahan mudah terbakar seperti spirtus, bensin dan solar.
Ada catatan khusus bahwa pemadam kelas B ini tidak dapat disamakan dengan efek dari bahan lemak dapur dan minyak. Ada alat khusus yang digunakan untuk menangani permasalahan yang berbeda ini.
Foam System sebagai Alat Pemadam Api
Foam protein juga mencangkup foam system. Alat ini dikhususkan untuk memadamkan api yang memiliki bentuk seperti busa.
Diletakkan pada tabung dan akan berfungsi baik dan digunakan untuk memadamkan api. Apabila sumber api tidak bisa diatasi dengan air, maka foam system baru akan dipakai.
Kandungan yang ada pada foam system ini meliputi fluoro surfactant, air hingga sulfat sodium alkyl. Kandungan ini sangat baik dalam mengatasi kobaran api pada ruangan.
Karakter Foam System
Foam system berhubungan erat dengan foam protein serta mempunyai fungsi yang sama. Alat ini mempunyai karakter yang cukup jelas karena bagian daripada APAR.
Karakteristik ini melekat erat pada fungsi APAR. Berikut adalah karakter daripada foam system, antara lain:
Bersifat Kondusif
Karakter pertama daripada foam system adalah sifatnya yang kondusif. Alat ini tidak cocok digunakan untuk memadamkan api kategori kelas C.
Contoh daripada kebakaran kelas C ini meliputi efek dari arus listrik, tegangan tidak stabil dan sebagainya. Karena kurang mampu mengatasi permasalahannya, maka alat ini hanya mampu mengatasi kebakaran api dengan kelas di bawahnya.
Bersifat Ringan
Foam system juga bersifat ringan dan mudah dibawa. Karena ringan inilah membuatnya mudah mengatasi kebakaran yang bersifat ringan.
Beberapa daripada fungsi alat ini sangatlah praktis dan hemat biaya. Banyak yang menggunakannya baik untuk kalangan pengusaha hingga rumah tangga.
Dapat Memadamkan Api
Tentu saja, sebagai bagian dari alat pemadam membuat foam system digunakan untuk memadamkan api. Alat ini sangat efektif mengatasi kebakaran terkhusus kelas A dan B.
Masalah seperti terbakarnya area yang diakibatkan oleh benda seperti kayu, plastik dan sebagainya bisa diatasi dengan cepat. Oleh sebab itu, penggunaannya secara kompetitif sangatlah aman dan efektif dalam menangani kasus kebakaran ringan-sedang.
Komponen Foam Sistem
Foam sistem adalah suatu teknologi yang digunakan untuk memadamkan api yang memiliki bentuk seperti busa. Alat ini sangat praktis dan dapat diandalkan terkhusus untuk mengatasi kebakaran ringan hingga sedang.
Foam system juga dibagi menjadi beberapa komponen penting. Berikut adalah komponen penunjang dari foam system antara lain:
Foam ARC 3x3S C6
Terdiri dari beberapa komponen mulai dari surfaktan fluorokarbon hingga hidrokarbon. Foam ARC 3x3S C6 juga dibuat dengan campuran zat kimia lain seperti stabilisator, pelarut hingga pengawet.
Komponen ini juga sangat baik mengatasi api tipe A dan B. Kegunaan yang sangat penting ini tentunya dapat mengatasi berbagai kondisi kebakaran dengan segera.
Foam Konsentrat AFFF 1%S
Terdiri dari beberapa komponen mulai dari hidrokarbon surfaktan hingga fluorokarbon. Foam Konsentrat AFFF 1%S juga dibuat dengan campuran zat kimia lain seperti stabilisator, pelarut hingga pengawet.
Jenis foam ini cocok untuk kebakaran kelas A. Kebakaran dengan kelas seperti ini bisa ditangani dengan cepat.
Foam protein memiliki cakupan yang luas yang salah satunya berkaitan erat dengan foam system. Kegunaan busa ini efektif dan dapat mengatasi kebakaran skala ringan hingga sedang.