Begini Prosedur Dan Sistem Evakuasi Kebakaran

prosedur dan sistem evakuasi kebakaran gedung, pabrik, gudang, bank

Ketika muncul api saat ada di dalam gedung anda sebagai penghuni gedung perlu mengambil tindakan. Peringatan darurat dan sistem alarm kebakaran berbunyi pertanda ada bahaya. Pertama harus tahu tipe bencana atau keadaan darurat yang terjadi. Baru anda bisa mengetahui prosedur evakuasi yang tepat. Maka dari itu, penting untuk tahu sistem evakuasi kebakaran pada setiap individu.

Tanggung jawab pada prosedur evakuasi tidak hanya pada setiap individu, tetapi juga pemilik gedung. Pengusaha atau pemilik bangunan harus bertanggung jawab dengan manajemen darurat dan krisis yang sesuai dengan undang-undang. Aturan dalam Undang-undang kesehatan dan keselamatan mengatur di dalamnya setiap gedung terlebih yang bertingkat ada sistem jalur evakuasi.

Model Evakuasi Berdasarkan Zona

Ada beberapa ruang yang terbagi tidak semua bangunan berkoridor, bertingkat dan lainnya. Maka dari itu ada beberapa tipe evakuasi salah satunya sistem evakuasi kebakaran berdasarkan zona.

  1. Evakuasi Multi Zona

Evakuasi multi zona biasanya karena luasnya zona kebakaran atau area. Maka dibagi berdasarkan zona evakuasi dari area yang dapat dikelola, kompartemen kebakaran, lantai, dll. Pihak atau perusahaan perlindungan kebakaran dapat mengatur setiap zona dengan sistem pengeras suara sendiri yang dapat menyediakan musik latar belakang, peringatan dan jenis-jenis evakuasi serta fasilitas alamat publik seperti rumah sakit, keamanan, pemadam kebakaran, dan juga ambulans. Hal ini diperkuat dengan panel kontrol darurat sekunder dan remote paging konsol jarak jauh yang dapat diatur untuk memungkinkan alamat publik ke semua zona.

  1. Evakuasi Zona Tunggal

Seperti namanya yang tunggal tentu tidak perlu di kategorikan seperti pada multiple zona. Dan pada saat kebakaran tidak memerlukan sistem peringatan darurat yang rumit seperti pada multi zona. Perusahaan atau pihak perlindungan kebakaran biasanya akan merekomendasikan generator nada dan speaker mandiri yang dilengkapi dengan nada evakuasi peringatan seperti bel alarm kebakaran. Sistem darurat yang efektif akan menjadi alat yang sangat berharga dalam proses evakuasi tepat waktu.

Maka sangat penting untuk bisa membedakan evakuasi kebakaran mulai dari jalur darurat hingga ke sistem peringatan kebakaran. Salah satunya melihat zona ruang atau bangunan yang masing-masing berbeda. Hal ini untuk mempermudah

Prosedur Dan Sistem Evakuasi Kebakaran

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan jika didekat anda ada tanda-tanda kebakaran mulai dari api hingga asap. Anda wajib mengikuti langkah-langkah yang ada evakuasi kebakaran. Kepatuhan anda saat terjadi bencana bisa menghilangkan resiko yang tinggi.

  1. Tahap Evakuasi Kebakaran

Dalam pengembangan rencana evakuasi yang efektif terbagi menjadi tiga:

  • Evakuasi Langsung

Evakuasi ini penghuni yang ada didalam gedung harus segera mengevakuasi bangunan atau tempat kerja.

  • Evakuasi Lateral

Pada tahap evakuasi anda sebagai penghuni gedung harus pindah ke sisi yang aman atau pindah ke ruangan yang berbeda.

  • Evakuasi Sebagian

Pada tahap ini berarti harus mengosongkan lantai yang ada di dalam gedung.

  1. Prosedur Evakuasi Diri Pada Kaum Disabilitas Di Situasi Darurat

Sistem evakuasi kebakaran juga berdasar orang-orang yang ada di dalam gedung terutama untuk kaum disabilitas. Untuk evakuasi disablitas dengan rencana evakuasi darurat pribadi atau Personal Emergency Evacuation Plan (PEEP). Orang-orang berikut yang membutuhkan PEEP mereka sendiri.

  • Orang dengan kursi roda
  • Orang tuli
  • Orang buta atau masalah penglihatan
  • Orang dengan penyakit mental

Evakuasi ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Misalnya, kursi roda membutuhkan ruang yang cukup untuk berbalik atau berlindung di tangga yang terisolasi api. PEEp ini salah satu dari bagian pembuatan rencana evakuasi kebakaran dan darurat yang efektif.

  1. Jika Ada Api Di Dekat Anda

Jika anda mencium bau asap, melihat api atau menduga ada kebakaran di dalam gedung. Ada yang bisa tindakan yang dilakukan, yakni:

  • Jangan panik. Karena jika panik buyar semua sistem evakuasi kebakaran yang sudah anda ketahui.
  • Evakuasi dengan mengikuti jalur keluar yang ada dalam gedung dengan tenang dan teratur.
  • Tetap rendah ke lantai atau merangkak saat keluar gedung secepat mungkin.
  • Tutupi hidung serta mulut dengan masker atau kain basah.
  • Jika sudah sampai pintu dan masih tertutup jangan langsung buka. Sentuh dengan telapak tangan atau lengan. Sentuh atas, bawah dan tengah pintu. Jika tidak panas, bersandar ke pintu dan membukanya perlahan. Jika tidak api, lanjutkan. Jika pintu terasa panas saat anda menyentuhnya, jangan membukanya. Cari cara keluar lainnya.
  • Asap dan gas naik ke langit-langit terlebih dahulu. Tetap di bawah asap setiap saat.
  • Setelah berhasil ke tempat yang aman. Hubungi pihak berwenang untuk melaporkan situasi dan masih tidaknya orang terjebak di dalam gedung.
  • Jangan masuk ke dalam gedung jika belum ada instruksi aman.

Kebakaran dapat terjadi dimana saja. Menerapkan rencana dan sistem evakuasi kebakaran yang tepat dan terbaik untuk mengurangi risiko yang lebih buruk. Konsultasikan dengan ahlinya. Bisa menghubungi PT. Totalfire Indonesia yang sudah terpercaya sejak 2005 dengan standar internasional siap membantu melindungi dari kebakaran.