Ketahui Bagaimana Cara Pemadam Api Bekerja

Pemadam api kebakaran pabrik gudang kantor gedung data center pabrik

Pemadam api memang dibutuhkan oleh gedung perkantoran, rumah sakit, hotel, pusat perbelanjaan, dan lain-lain. Pasalnya bencana kebakaran tidak dapat diduga kapan terjadi dan tida dapat diprediksi sebelumnya. Adanya alat pemadam api sebagai antisipasi sebelum kebakaran semakin meluas dan sebelum mobil pemadam kebakaran datang.

Kebakaran yang meluas diakibatkan karena lemahnya sistem pencegah kebakaran. Atau bahkan bisa jadi tidak terdapat sistem pemadam api di tempat tersebut. Pemukiman padat penduduk menjadi salah satu lokasi yang rentan terjadi kebakaran. Pusat perbelanjaan atau apartemen juga rentan, karena terdapat banyak penghuni dan ada juga penjual makanan. Itu sebabnya wajib ada sistem pencegah kebakaran di setiap gedung. Itu sebabnya enghui gedung juga harus tahu kegunaan alat pemadam yang ada dalam gedung,Terutama alat yang bisa digunakan oleh semua orang.

Alat pencegah kebakaran akan bekerja otomatis apabila alarm tanda bahaya berbunyi. Ini bisa disebabkan oleh percikan api sekecil apapun. Semakin cepat terdeteksi tentu semakin baik dan akan mempermudah pemadam api bekerja. Kunci dalam memadamkan api adalah mengertahui titik api atau sumber terjadinya kebakaran.

Berikut ini adalah metode yang digunakan para pemadam ketika memadamkan api.

  1. Pendinginan

Ini digunakan untuk kebakaran yang ringan, karena menggunakan air dengan tujuan untuk menghilangkan unsur panas.

  1. Isolasi

Sistem ini biasanya menggunakan dry powder dengan cara menutup bagian atau lokasi kebakaran agar oksigen tidak masuk. Seperti yang diketahui oksigen dapat memperluas terjadinya kebakaran.

  1. Pemutusan Rantai Penyebab Kebakaran

Ketika kebakaran terjadi, petugaspemadam gedung biasanya akan langsung mencati titik atau penyebab kebakaran. Di sinilah mata rantai harus diputus agar kebakaran tidak semakin meluas.

Cara tersebut umum digunakan di setiap gedung perkantoran. Hanya saja ada beberapa kendala yang menyebabkan api justru semakin meluas. Misalnya saja angin kencang atau titik api sulit dijangkau. Antisipasi lain yang bisa dilakukan adalah dengan memasang sistem pencegah kebakaran mulai dari yang paling luas, yaitu gedung sampai ke bagian terkecil adalah ruangan tertentu. Setiap ruangan  pun berbeda sistem pemadam apinya.