Waspada! Berikut Berbagai Penyebab Kebakaran Instalasi Listrik

Penyebab kebakaran instalasi listrik di gedung gudang kantor

Jaman sekarang, listrik adalah hal penting bagi kehidupan manusia. Tidak hanya sebatas memberi penerangan. Namun listrik juga banyak digunakan untuk mempermudah berbagai aktivitas sehari-hari. Contoh saja bagi rumah tangga. Listrik banyak digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan rumah. Seperti listrik untuk menanak nasi, penggunaan AC, memasak dengan kompor listrik, mencuci pakaian dengan mesin cuci, dan berbagai pekerjaan rumah tangga lainnya.

Listrik seperti dua sisi mata uang yang berbeda. Di satu sisi listrik memang mempermudah dan memberikan solusi. Namun jika tidak digunakan sebagaimana mestinya, justru listrik akan membahayakan manusia. Salah satunya adalah ketika terjadi konsleting listrik.

Yang dinamakan konsleting listrik atau yang biasa disebut dengan hubungan arus pendek adalah hubungan dengan ketahanan listrik yang terlalu kecil sehingga mengakibatkan aliran listrik yang cukup besar. Jika aliran yang terlalu besar ini tidak ditangani dengan baik, akan menyebabkan kebakaran.

Konsleting listrik bisa terjadi karena beberapa hal. Namun penyebab yang paling sering terjadi adalah karena kelalaian dari manusia. Berikut beberapa penyebab kebakaran instalasi listrik.

  1. Kabel Kecil Yang Terlalu Banyak Beban

Salah satu penyebab terjadinya konsleting listrik adalah pemakaian kabel kecil yang terlalu banyak beban. Seperti layaknya tali tipis yang digunakan untuk menggantung banyak beban. Alhasil, tali akan putus. Kabel akan putus sehingga terjadi konsleting.

  1. Menumpuk T Kontak

Sadar atau tidak, banyaknya stop kontak yang terpasang pada T kontak (penghubung antara satu dengan yang lainnya), akan mengakibatkan stop kontak terlalu banyak beban hingga akhirnya terjadi konsleting. Jika anda memerlukan banyak stop kontak untuk berbagai keperluan, buatlah cabang listrik baru.

  1. Alat Kontak Panas

Mungkin anda pernah melihat bunga api pada saat kontak listrik. Bunga api inilah yang akan menyebabkan konsleting. Bunga api ini terjadi karena kontak tidak menempel dengan sempurna sehingga akan berbunyi gemertak dan terasa panas. Agar tidak terjadi konsleting, maka tempelkan kontak dengan sempurna.

  1. Instalasi Listrik Yang Tidak Beraturan

Penyebab kebakaran instalasi listrik lainnya adalah letak instalasi listrik yang semrawut. Kabel tidak tertata dengan rapi. Instalasi yang tidak beraturan jika dibiarkan terus menerus bisa mendatangkan bahaya kebakaran karena konsleting.

  1. Kabel Yang Bersambungan

Menyambung kabel boleh saja. Tapi tetap dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Jangan gunakan kabel sambungan untuk beban yang berat. Misalnya untuk AC ataupun pemanas air. Karena memberi beban yang terlalu berat pada kabel sambungan akan mengakibatkan konsleting listrik.

  1. Sambungan Kabel Yang Kurang Bagus

Pada titik sambungan kabel akan timbul zat pelapis yang akan menjadikan penghalang bagi arus listrik. Jika ini diabaikan, akan timbul panas pada kabel. Jika zat pelapis cepat timbul akibat panas pada sambungan kabel tanpa solder atau cara menyambung yang sembarangan, sudah pasti ini akan menjadi penyebab kebakaran instalasi listrik yang fatal.

Itulah beberapa hal yang bisa menyebabkan konsleting listrik. Agar tidak terjadi bahaya kebakaran akibat konsleting listrik, berikut ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menghindari konsleting listrik:

  1. Jangan menggunakan peralatan listrik dengan beban yang berlebihan. Jika itu dilakukan secara terus menerus, maka akan terjadi konsleting pada listrik.
  2. Jangan menggunakan isolasi untuk menyambung listrik di rumah. Jika itu terkena panas, isolasi akan lebih mudah memuai dan mengelupas sehingga menyebabkan terjadinya konsleting pada arus listrik.
  3. Selalu gunakan peralatan listrik yang telah berstandar SNI atau LMK. Penggunaan peralatan listrik tanpa standar akan membahayakan bagi instalasi listrik itu sendiri karena akan menyebabkan konsleting.
  4. Mungkin sesekali anda pernah mengisi ulang baterai hp tanpa mencabut kembali charger setelah selesai digunakan. Selain boros daya listrik, kebiasaan lupa mencabut charger ini juga bisa menjadi penyebab kebakaran instalasi listrik. Oleh sebab itu, usahakan untuk mencabut plug atau tusuk kontak setelah digunakan.
  5. Jangan mencampur bahan yang mudah terbakar dengan bahan yang mudah menimbulkan reaksi kebakaran lainnya. Tempatkan pada tempat khusus, karena jika bereaksi dengan bahan sumber listrik bisa menyebabkan konsleting dan kebakaran.

Perlu diingat, bahanya konsleting listrik ini bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Tidak hanya di rumah hunian. Bisa juga terjadi di gedung bertingkat, pabrik, dan bangunan fasilitas publik lainnya sehingga diperlukan pemasangan instalasi yang baik dan benar sesuai standar oleh tim ahli di bidang mekanikal electrical.

Selain bisa menimbulkan kerugian materi, tidak jarang konsleting bisa merenggut korban jiwa. Entah itu karena tersengat listrik ataupun korban kebakaran. Jika anda masih mempunyai berbagai cara lain untuk menghindari konsleting, cobalah berbagi cerita dengan pembaca pada kolom komentar berikut ini. Bisa jadi cerita anda akan menjadikan pertimbangan tersendiri bagi pembaca untuk menghindari bahaya konsleting dan kebakaran sedini mungkin.