Sistem Pemadam Kebakaran Yang Ada Di Gedung Bertingkat

Sistem Pemadam Kebakaran Yang Ada Di Gedung Bertingkat hydran air

Sistem pemadam kebakaran diperlukan untuk perlindungan di berbagai jenis bangunan termasuk tempat tinggal, sekolah, dan perkantoran. Kebutuhan alat-alat untuk memadamkan dan mencegah kebakaran terus mengalami peningkatan seiring kepedulian terhadap keamanan dan keselamatan pada bangunan. Merencanakan sendiri sistem perlindungan kebakaran tersebut bisa menyulitkan apalagi untuk kebutuhan gedung bertingkat. Kerja sama dengan jasa fire protection menjadi pilihan tepat yang perlu dilakukan.

Kebakaran Di Gedung Bertingkat

Gedung bertingkat dengan lantai lebih dari satu bahkan sampai puluhan memiliki risiko yang tinggi saat terjadi hal-hal tak terduga seperti gempa bumi dan kebakaran. Namun kebutuhan akan gedung bertingkat tak terelakkan seperti untuk kantor, apartemen, pendidikan, dan lain-lain. Oleh karena itu perlu membuat gedung yang telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang baik termasuk adanya sistem pemadam kebakaran.

Penyebab munculnya kebakaran di gedung bertingkat bisa beragam, mulai dari aktivitas penghuninya, korsleting listrik, alat-alat elektronik, mesin, dan lain-lain. Aktivitas yang dilakukan di dalam gedung bertingkat ini sering menjadi penyebab utama. Misalnya di apartemen yang penghuninya sering memasak dengan kompor atau perangkat elektronik. Gedung perkantoran pun para pekerja juga sering melakukan kegiatan yang bisa menimbulkan percikan api.

Saat kebakaran terjadi di gedung bertingkat, apakah itu di lantai satu atau lantai atas maka penanganannya akan sedikit berbeda daripada kebakaran di bangunan lantai satu. Pada gedung bertingkat terdapat bagian tangga atau lift yang biasanya menjadi jalur evakuasi. Hal ini kadang kurang mendapat perhatian dan harus disosialisasikan pada orang-orang di dalam gedung bagaimana cara evakuasi yang benar.

Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran di gedung bertingkat, antara lain:

  1. Tindakan Pencegahan Terhadap Kebakaran

Pencegahan kebakaran bisa dilakukan dengan beberapa cara berkaitan aktivitas yang dilakukan serta material yang ada di dalam bangunan tersebut. Cara yang bisa dilakukan misalnya menggunakan peralatan listrik dengan benar, mengatur dengan baik benda-benda yang mengeluarkan panas, membersihkan bangunan secara rutin, dan lain-lain. Tanpa ada pencegahan maka risiko terjadinya kebakaran bisa semakin tinggi.

  1. Pendidikan Fire-Safety

Pada gedung perkantoran, para pekerja di dalamnya perlu mengetahui tentang fire-safety sehingga tahu apa yang dilakukan saat terjadi kebakaran. Pendidikan tentang fire-safety bisa bekerja sama dengan dinas pemadam kebakaran dan memberikan panduan keselamatan bagi para karyawan. Ini bisa berupa pelatihan proses evakuasi dan pengetahuan tentang risiko kebakaran.

  1. Sistem Perlindungan Kebakaran Dan Keselamatan Jiwa

Sistem pemadam kebakaran perlu direncanakan dengan matang pada bangunan gedung bertingkat. Setiap lantai perlu dipasang alat untuk sistem proteksi kebakaran. Pemasangan dan perencanaannya bisa bekerja sama dengan jasa profesional untuk fire protection. Tabung pemadam, alarm kebakaran, water sprinkler dan jenis sistem pemadam lainnya perlu dipasang secara tepat. Selain itu perlu ada perawatan secara berkala sehingga peralatan proteksi kebakaran bisa berfungsi dengan baik.

Sistem Pemadam Kebakaran Yang Ada Di Gedung Bertingkat hydran air pemasangan fm200 di pabrik cikarang

Sistem Perlindungan Kebakaran Di Gedung Bertingkat

Sebuah gedung bertingkat membutuhkan sistem perlindungan kebakaran untuk keselamatan dan keamanan orang-orang di dalamnya. Sistem pemadam kebakaran untuk gedung bertingkat bisa terdiri dari beberapa metode mulai dari passive fire protection dan active fire protection. Jika passive fire protection maka berkaitan dengan komponen bangunan yang digunakan agar bisa menghambat aliran api. Sedangkan active fire protection lebih pada cara untuk menangani kebakaran yang mungkin terjadi.

Beberapa fasilitas yang diperlukan untuk proteksi kebakaran di gedung bertingkat misalnya:

  1. Tangga Evakuasi

Setiap gedung bertingkat perlu memiliki setidaknya satu lift yang didesain sebagai fire-lift. Selain lift, setidaknya satu tangga biasa harus disediakan untuk kebutuhan evakuasi kebakaran. Tangga dan lift untuk proses evakuasi ini juga harus tahan kebakaran.

  1. Water Supply

Perlu menyiapkan penyimpanan air yang bisa digunakan untuk kebutuhan kebakaran. Ini bisa berupa underground tank dan tangki khusus untuk kebakaran. Tanpa adanya air yang disiapkan maka jika terjadi kebakaran akan kesulitan untuk proses pemadamannya.

  1. Fire Hydrant

Fire hydrant pada bangunan tingkat tinggi perlu dipasang di bagian dalam. Ini untuk mempermudah proses pemadaman saat diperlukan, apalagi jika gedung tersebut besar dan tinggi maka hydrant yang terpasang juga harus cukup. Selain internal, fire hydrant eksternal yang dekat dengan sumber air  juga diperlukan untuk kemudahan pemadaman.

  1. Electric Circuit Yang Terpisah

Sirkuit listrik di gedung bertingkat sebaiknya terpisah-pisah sehingga jika terjadi kerusakan di satu bagian maka bagian lainnya tidak akan terdampak. Pengaturan listrik yang baik dan teratur juga bisa mencegah terjadinya korsleting listrik.

Pemilik gedung bertingkat bisa bekerja sama dengan jasa fire protection profesional seperti Totalfire Indonesia. Ada berbagai layanan sistem pemadam kebakaran yang ditawarkan khususnya proteksi aktif. Di sini juga tersedia layanan untuk service dan maintenance untuk sistem proteksi kebakaran. Fasilitas seperti fire hydrant juga disediakan dengan beberapa pilihan. Klien bisa memilih layanan yang cocok untuk kebutuhan gedung bertingkat miliknya.