3 Jenis Fire Protection Dalam Bangunan 

 

Kebakaran diketahui bersama adalah sebuah kecelakaan dan musibah yang diakibatkan banyak hal termasuk kelalaian. Tidak sedikit juga kejadian kebakaran ini memakan korban hingga mencapai kerugian ratusan juga. Maka cara terbaik mengantisipasi korban jiwa serta kerugian tersebut adalah dengan memasang fire protection.

Fire protection banyak dipasang di gedung – gedung atau ruangan – ruangan penting, misalkan pada perusahaan, hotel maupun mall. Dan lokasi pemasangan juga dikarenakan untuk meminimalisasi besarnya kerugian ketika nantinya terjadi kebakaran. Apalagi jika sampai memakan korban, tentulah hal ini tidak diharapkan. Maka sebuah langkah yang bagus apabila memilih untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang memakan korban hingga mengakibatkan kerugian dengan mulai menerapkan yang namanya fire protection.

Peralatan Fire Protection Dalam Pengamanan

Dalam proses fire protection ada yang disebut sebagai peralatan dalam melakukan penanganan ketika sebelum dan sesudah terjadinya kebakaran. Dan peralatan ini merupakan peralatan yang digunakan pada umumnya. Walaupun memang ada beberapa perbedaan ketika sudah menjurus pada jenis fire protectionnya. Berikut ini adalah peralatan yang dibutuhkan dalam penanganan fire protection.

  1. Detector atau Pendeteksi Panas

Pendeteksi ini jika dalam sistem kerjanya berfungsi sebagai sensor, dimana alat ini akan menerima respon dalam beberapa bentuk. Misalkan bentuk defaultnya adalah pada temperatur atau suhu maka tentunya dia akan merespon pada suhu. Sistem kerjanya kurang lebih akan membandingkan antara suhu atau temperatur dari default dengan area yang diawasi. Ketika suhunya misalkan lebih besar maka nantinya akan diteruskan untuk diproses menjadi penanganan. Namun ketika suhunya sama atau bahkan lebih kecil maka alat tersebut hanya membaca saja tanpa melakukan penanganan atau pengiriman data.

  1. Pendeteksi Asap

Sama halnya dengan pendeteksi panas dalam hal sistem kerjanya. Ketika suatu ruangan dideteksi ada asap entah itu asap rokok atau sejenisnya, maka proses input output dijalankan. Namun ketika tidak mendeteksi adanya asap maka alat pendeteksi hanya biasa – biasa saja. Penerapannya sendiri sudah banyak ditemui, misalkan ada ruangan dengan pemberitahuan kalau area bebas asap. Maka ada kemungkinan ruangan tersebut dipasang pendeteksi asap fire protection.

 

fire fighting indonesia jakarta medan bogor

 

  1. Main Control Fire Alarm (MCFA)

Sepeti namanya, MCFA dalam sistem fire protection merupakan alarm sebagai pemberitahuan mengenai adanya gejala yang bisa menimbulkan bahaya kebakaran. Biasanya MCFA akan bereaksi setelah mendapatkan kiriman informasi dari pendeteksi panas atau pendeteksi asap. Jadi ketika mendapatkan perintah atau informasi mengenai tanda – tanda kebakaran maka alarm akan berbunyi sebagai pengingat agar penghuni gedung segera menuju tempat evakuasi. Dan secara otomatis juga penyemprotan akan berfungsi untuk memadamkan api atau sumbernya. Cara ini paling tidak bisa mempercepat proses evakuasi dan meminimalisasi adanya korban.

Jenis Fire Protection Dalam Pengamanan

Dalam proses pengantisipasian terhadap kebakaran dengan menggunakan fire protection, tentunya dibutuhkan perlatan penting dalam beberapa hal. Namun semuanya tergantung dari bagaimana jenis fire protection yang digunakan. Berikut ini adalah jenis fire protection dalam pengamanan sebuah bangunan atau ruangan.

  1. Fire Protection Non Addressable System

Sistemnya sangat sederhana sehingga proses sistem kerjanya pun tidak berat. Kurang lebih seperti ini sistem kerjanya, MCFA mengambil sinyal dari detector khusus. Jika sinyal kuat maka MCFA akan menjalankan perintah keluaran. Penggunaanya juga terbilang digunakan pada bangunan atau ruangan berukuran kecil seperti rumah, ruko, kantor pribadi.

  1. Fire Protection Semi Addressable System

Fire protection yang satu ini memiliki proses yang sedikit berbeda dengan jenis sebelumnya. Untuk semi addressable ini biasanya pada area pengawasan atau supervisory area ada seperangkat alat untuk menerima sinyal yang berhubungan dengan penanda kebakaran.

Terdapat juga area kontrol secara rinci dan spesifik sehingga MCFA akan memberikan respon sesuai dengan area yang diawasi. Sistemnya juga sudah cukup modern, jadi tidak heran jika banyak tempat dengan ukuran besar seperti ruang aula atau panggung seni menggunakan fire protection jenis ini. Maka untuk gedung dengan kurang dari 5 lantai lebih efektif ketika menggunakan sistem yang satu ini. Apalagi sistemnya yang biasa mengawasi sesuai areanya.

  1. Fire Protection Full Addressable System

Fire protection yang satu ini paling berbeda dengan 2 jenis lainnya. Pasalnya, jenis full addressable system ini terbilang sangat modern dan bisa dipakai pada bangunan yang lebih kompleks. Cara kerjanya juga terbilang sangat spesifik. Detector yang digunakan memiliki kemampuan memberikan informasi rinci serta detail mengenai lokasi serta keadaan. Dengan menggunakan fitur ini, maka proses evakuasi bisa lebih cepat untuk dilaksanakan.

Untuk semua jenis fire protection mempunyai kualitas yang bagus, hanya saja dalam pemakaiannya harus selalu dipertimbangkan mengenai kebutuhannya. Jika dibutuhkan dalam ruang kecil dengan instalasi sederhana makan dapat menggunakan jenis yang pertama. Jika dibutuhkan untuk skala yang besar maka jenis yang ketiga lah yang harus digunakan. Maka sebelum menentukan pilihan, lebih baik untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu.

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi kami melalui nomor WA 0812 2954 5016 dan telepon 0811 823 279 atau ke alamat email: info@totalfire.co.id untuk mendapatkan layanan dan penawaran terbaik! Contact us now!