Sudah Tahu Cara Kerja Alat Proteksi Kebakaran Otomatis?

alat proteksi kebakaran otomatis di pabrik bank data center

Proteksi kebakaran otomatis memang menjadi salah satu pilihan yang paling diminati karena dianggap jauh lebih praktis. Hal tersebut dikarenakan ketika terjadi kebakaran, maka akan berfungsi memadamkan kebakaran secara otomatis. Namun agar kegunaannya semakin terasa, maka kita harus bisa menggunakannya dengan baik. Proteksi kebakaran otomatis juga memiliki alat dan juga cara kerja sebagaimana proteksi kebakaran manual.

Alat Proteksi Kebakaran Otomatis

Alat proteksi Kebakaran otomatis merupakan salah satu jenis alat pemadam api yang dimanfaatkan untuk memproteksi suatu ruangan dari kebakaran. Alat ini disebut juga dengan nama thermatic yang akan bekerja otomatis memadamkan kebakaran. Alat ini juga tidak seperti APAR maupun hydrant yang harus dioperasikan oleh orang.

Alat pemadam kebakaran otomatis biasanya dilengkapi juga dengan tabung pengembang, alat penyemprot dan detektor suhu udara. Pada umumnya alat ini berisi 10 bahan pembentuk gas seperti amonium sulfat dan urea. Alat ini sering ditemukan dipasang pada gedung tepatnya bagian plafon.

Fungsi thermatic yaitu ketika ada api atau asap yang keluar tidak wajar. Kemudian sensor yang ada pada thermatic akan mendeteksi api atau asap tersebut. Kemudian alat ini akan menyemprot area yang terjadi kebakaran secara otomatis.

Cara Kerja Proteksi Kebakaran Otomatis

Bagaimana cara kerja alat proteksi kebakaran otomatis? Pada bagian ujung thermatic ada detektor kaca yang berisi air raksa yang sangat sensitif terhadap kenaikan suhu. Ketika suhu naik, maka air raksa tersebut akan mengembang dan kemudian kaca detektor pecah. Umumnya suhu yang menyebabkan pecahnya detektor, yaitu 57° Celcius, 68° Celcius maupun 93° Celcius.

Setelah pecah maka media pemadam yang terdapat dalam tabung thermatic akan keluar secara otomatis berupa alat penyemprot. Media yang keluar tersebut akan mengarah langsung ke sumber kebakaran. Kemudian akan memadamkan kebakaran mulai dari bagian bawah terlebih dahulu. Lalu, hadiah tersebut akan mulai naik dan akan memadamkan api yang masih ada di atas. Setelah 3 sampai 5 menit api padam, maka alat tersebut akan mati otomatis.

Area Jangkauan

Alat pemadam kebakaran otomatis sifatnya fix atau tidak bisa berpindah-pindah. Oleh karena itu, kita sebagai pengguna harus mengetahui jangkauannya. Karena luas area yang bisa dijangkau oleh thermatic harus dilakukan perhitungan dengan luas area yang nantinya akan diproteksi.

Thermatic akan mulai bekerja pada jangkauan yang termasuk kecil yakni 7 sampai dengan 8 meter persegi. Oleh karena itu, kita harus bisa memperhitungkan luas yang akan diproteksi dari kebakaran menggunakan thermatic ini. Semakin luas area yang harus diproteksi oleh thermatic, maka akan semakin banyak pula kulit thermatic yang harus disiapkan. Akan tetapi, saat ini proteksi Kebakaran otomatis sudah mulai dikembangkan untuk menjangkau cakupan yang lebih luas. Proteksi Kebakaran otomatis sangat cocok dipasang pada ruangan plafon, ruang mesin, ruang generator, dan data center.

Kelebihan Alat Pemadam Kebakaran Otomatis

Thermatic atau alat proteksi kebakaran otomatis punya beberapa kelebihan terutama praktis terutama dalam segi pemakaiannya. Spermatic akan berfungsi tanpa harus dikendalikan oleh operator tidak seperti alat pemadam kebakaran manual. Beberapa kelebihan lainnya dari alat pemadam kebakaran otomatis ini adalah:

  • Masa pakai lebih lama dengan sistem otomatis yang dapat berfungsi selama 3 tahun.
  • Lebih hemat karena biaya perbaikan dan pemasangan sistem akan terkurangi. Hal tersebut dikarenakan perbaikan dan penerapan alat pemadam kebakaran otomatis sangat sederhana sehingga tidak banyak mengeluarkan uang.

Proses Penerapan Alat Pemadam Kebakaran Otomatis

Untuk menerapkan alat pemadam kebakaran otomatis ini tentunya tidak bisa dilakukan begitu saja. Harus membutuhkan sejumlah proses supaya alat tersebut diterapkan dengan baik. Proses yang paling awal yaitu dengan melakukan perancangan sistem. Untuk melakukan proses tersebut, maka sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak yang sudah profesional di bidangnya.

Saat ini sudah ada penyedia jasa fire protection yang bisa dijadikan tempat konsultasi salah satunya adalah TotalFire Indonesia. Jasa fire protection yang sudah berdiri sejak tahun 2005 ini akan sangat membantu untuk membuat perancangan sistem otomatis dengan tepat. TotalFire Indonesia juga akan membantu membuat sistem otomatis yang proper dan sesuai dengan standar nasional dan standar internasional.

Setelah melakukan perancangan, maka selanjutnya harus melakukan survei dengan tujuan untuk menentukan material apa yang akan digunakan dalam penerapan sistem otomatis tersebut. Saat melakukan survei lokasi, maka sebaiknya dibarengi dengan membuat bill of quantity material yang berisikan berapa jumlah material yang akan digunakan. Buat juga drawing yang isinya skema pemasangan material sistem otomatis.

Setelah semua proses selesai, barulah sistem otomatis bisa diterapkan dengan baik. Sebagaimana ketika melakukan perancangan, penerapan sistem otomatis juga lebih baik jika melibatkan jasa fire protection, yaitu TotalFire Indonesia karena yang paling recommended.

Jadi itulah tadi seputar proteksi Kebakaran otomatis yang bisa kami berikan informasinya untuk menambah wawasan. Dengan adanya artikel di atas akan menambah pengenalan terhadap alat pemadam sebelum menggunakannya. Apabila Anda memiliki pertanyaan dan juga saran, maka jangan ragu untuk berkomentar berikut ini. Semoga bermanfaat.