Agar Tak Bingung, Ketahui Jenis Sprinkler Api Ini

Jenis sprinkler api harga fire sprinkler jakarta murah bandung surabaya

Sprinkler api adalah sejenis alat fire protection system yang secara otomatis akan mengeluarkan debit air dan menyalakan alarm saat terdetaksi adanya api yang menjadi ancaman kebakaran. Dari sekian banyak macam fire protection system, sprinkler api bisa dikatakan paling efektif dalam menjalankan tugasnya. Karena bisa mendeteksi sedini mungkin bahaya api yang tidak bisa dideteksi alat lainnya.

Ada beberapa jenis sprinkler api yang banyak dijual di pasaran, antara lain:

  1. Dry Pipe System

Adalah sebuah system sprinkler otomatis dimana untuk menunjang daya kerjanya secara langsung disambungkan dengan sistem perpipaan yang mengandung air serta nitrogen yang bertekanan tinggi. Ketika dideteksi adanya ancaman api yang akan menyebabkan kebakaran, maka secara otomatis dry pipe valve akan terbuka dan mengeluarkan air dari sistem perpipaan yang telah dirancang.

Selain membuka dry pipe valve, sistem juga akan menyalakan alarm untuk memberitahu pada penghuni tentang adanya ancaman kebakaran. Setelah itu, secara otomatis pula kepala sprinkler akan terbuka untuk mengeluarkan air dan menyemprot api yang terdeteksi. Dengan sistem yang sedemikian rupa, sprinkler api jenis dry pipe system ini bisa diandalkan untuk tindakan preventif mencegah kebakaran di sebuah bangunan.

  1. Wet Pipe System

Hampir sama dengan dry pipe system. Bedanya, pada jenis sprinkler api wet pipe system ini menggunakan jenis pipa basah yang langsung dihubungkan dengan water supply atau sumber air. Di dalam pipa sudah ada kandungan air yang ketika terdeteksi adanya api, langsung melakukan penyemprotan dan menyalakan alarm tanda kebakaran.

Salah satu kelebihan wet pipe sytem jika dibandingkan dengan dry pipe system adalah pada kecepatannya. Wet pipe sytem lebih cepat menyemprotkan air karena di dalam pipa sudah ada kandungan airnya. Namun sayangnya, jika terjadi kebocoran pipa akan membuat banjir daerah di sekitarnya.

  1. Deluge System

Adalah jenis sprinkler api yang menggunakan kepala sprinkler terbuka untuk disambungkan dengan sistem perpipaan yang langsung tersambung dengan water supply atau sumber air dengan menggunakan velve. Velve ini akan secara otomatis terbuka ketika terdeteksi adanya api yang membahayakan. Karena velve ini dihubungkan dengan sistem deteksi yang dipasang satu tempat dengan sprinkler. Ketika sprinkler terbuka, maka secara otomatis akan menyalakan alarm dan menyemprotkan air pada area yang terdeteksi api.

  1. Preaction System

Merupakan jenis sprinkler api yang menggunakan sprinkler otomatis dan disambungkan dengan sistem perpipaan mengandung udara dengan tekanan rendah maupun tinggi. Sebenarnya hampir sama dengan jenis sprinkler yang lain. Bedanya, pada preaction system ini diberi deteksi tambahan yang dipasang pada area yang sama dengan sprinkler.

Saat terdeteksi adanya api, maka secara otomatis valve akan terbuka dan mengalirkan api dari sistem perpipaan lalu menyalakan alarm dan menyemprotkan air dari pipa melalui sprinkler yang terbuka.

  1. Combined Dry-Pipe System

Adalah jenis sprinkler api dimana disusun dari pipa yang berisi udara bertekanan. Jika terdeteksi adanya percikan api, maka udara akan keluar lalu membuka katup kontrol air sehingga sistem akan dipenuhi dengan air yang akan keluar melalui sprinkler yang terbuka seperti kinerja wet pipe system. Jika sistem ini rusak, maka sistem akan bekerja seperti pada sistem wet pipe.

Menurut mode aktifasi pengiriman air, Combined Dry-Pipe System ini dibedakan menjadi 2 katagori:

  • Katagori Fusible element, dimana air akan dikirim ketika stopper metal yang menyumbat saluran air akan mencair karena adanya panas.
  • Katagori bulb dimana bohlam kaca akan terpecah ketika ada percikan api atau panas yang berlebihan. Pecahnya bohlam kaca inilah yang akan membuka sprinkler dan mengeluarkan air lalu menyemprotkan pada percikan api yang terdeteksi.

Itulah beberapa jenis sprinkler api yang bisa anda pilih untuk diterapkan pada fire protection system. Setiap jenis mempunyai fungsinya masing-masing. Jadi pastikan anda memilih sesuai dengan kebutuhan yang ada pada gedung atau bangunan yang akan dipasang fire protection system tersebut. Jika belum mengerti, anda bisa berkonsultasi dengan kontraktor khusus yang menangani masalah fire protection system.