Pahami Lebih Lanjut Mengenai Instalasi Pemadam Kebakaran Otomatis

instalasi pemadam kebakaran otomatis di pabrik data center bank

Banyak gedung-gedung tinggi pusat kota yang memesan instalasi pemadam kebakaran otomatis pada konstruksi bangunannya. Pemasangan sistem pemadam kebakaran ini bertujuan untuk melakukan pencegahan secara dini terhadap bahaya kebakaran. Sistem otomatis yang dipasang akan membantu pemadam api sebelum api terlanjur jauh menghabiskan berbagai peralatan atau bahkan aset-aset yang ada di dalamnya.

Pengertian Instalasi Pemadam Kebakaran Otomatis

Sebelum banyak membahas mengenai sistem pemadam kebakaran otomatis, ada baiknya anda ketahui terlebih dahulu mengenai pengertian dari instalasi pemadam kebakaran otomatis ini. Secara sederhana, yang dinamakan pemadam kebakaran otomatis adalah serangkaian alat untuk pencegahan api yang berkobar hingga menjalar lebih luas di sebuah tempat dengan cara memutus siklus oksigen.

Atau bisa dikatakan bahwa ketika serangkaian alat ini bekerja, akan ada reaksi kimia yang timbul secara otomatis untuk memadamkan api yang terdapat pada area tersebut. Selain bisa dijalankan dengan otomatis, rangkaian alat ini juga bisa dijalankan secara manual.

Cara Kerja Instalasi Pemadam Kebakaran Otomatis

Perlu diketahui, dalam satu alat pemadam kebakaran otomatis ini terdapat kira-kira sepuluh bahan pembentuk gas. Seperti urea, amonium sulfat serta zat lain yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga tidak akan membahayakan manusia di sekitarnya ketika alat ini sedang bekerja.

Bagaimana cara alat ini bekerja? Ketika mencapai suhu titik tertentu, detector akan memecah sehingga bahan yang berada di dalam tabung mengembang karena adanya panas. Dari daya tekan pada tabung tersebut kaca yang melindungi bagian luar tabung akan dipecahkan oleh tabung dan akan mengeluarkan semacam media untuk memadamkan api.

Sifat media luar yang lebih ringan daripada tabung menjadikan proses memadamkan api akan dilakukan dari area bawah lalu perlahan akan naik ke atas sehingga api bagian atas juga bisa dipadamkan dengan baik. Ketika api telah padam maka gas akan menghilang dengan sendirinya dalam 3 hingga 5 menit kemudian.

Jangkauan Alat Pemadam Kebakaran Otomatis

Mungkin anda juga akan bertanya. Berapa meter api yang bisa dijangkau oleh pemadam kebakaran otomatis dari tempat pemasangannya? Api akan bisa dipadamkan secara otomatis dari radius 7 hingga 8 meter dari pemasangannya. Oleh sebab itu, jika area yang akan diproteksi lebih luas, disarankan untuk membuat instalasi pemadam kebakaran otomatis lebih banyak lagi.

Pengaturan jarak antara satu alat dengan alat lainnya bisa menyesuaikan dengan desain pada area atau ruangan tersebut. Alat pada instalasi ini akan bekerja pada suhu sekitar 90 C hingga 110 C, sehingga akan lebih efektif jika digunakan di dalam ruangan.

Salah satu contohnya adalah thermatic fire extinguisher yang berbentuk seperti tabung yang biasanya dipasang pada plafon ruangan seperti ruang generator dan mesin, dapur sebuah rumah makan, ruang data center, dan lain sebagainya.

Instalasi Pemadam Kebakaran Otomatis Sprinkler

Salah satu jenis alat pemadam kebakaran otomatis adalah sprinkler. Sebagai komponen mutlak pada instalasi pemadam kebakaran otomatis sprinkler didesain agar bisa digunakan dengan mudah dengan cara dipasang modular di atap atau atas plafon gedung atau rumah hunian.

Sprinkler bekerja dengan cara mendeteksi asap, api atau masalah yang bisa menimbulkan terjadinya kebakaran dengan membaca sensor pendeteksi. Sensor pada Sprinkler dapat bekerja dan mengirim tanda ke lebih dari satu komponen sistem yang lain untuk mengeluarkan air.

Sprinkler mempunyai lebih dari satu titik sebagai saluran pengeluaran air dengan tekanan yang dipasang seperti menyumbat atau plug pada ujung. Plug yang ada pada Sprinkler ini dapat menahan aliran air yang dapat keluar ketika suhu di sekitar tempat menjangkau titik leleh secara spesifik. Tak hanya itu. Area plug juga bekerja sebagai sensor yang cukup sensitif.

Ada 2 tipe alat sprinkler yang bisa anda pilih sesuai dengan kebutuhan gedung. Yaitu tipe wet pipe sistem atau yang biasa disebut dengan sistem pipa basah dan dry pipa sistem atau sistem pipa kering. Salah satu kelebihan dari springkle dibandingkan dengan sistem yang lain adalah kemampuan untuk menghemat air saat melakukan pemadaman. Maka tak heran jika sprinkler ini banyak digunakan di kota-kota besar atau pemukiman padat penduduk dimana sulit sekali untuk mencari sumber air pemadaman.

Karena begitu efektifnya penggunaan sprinkler, sistem keamanan pada alat ini juga sudah dikembangkan sedemikian rupa. Salah satunya dengan menambah fungsi alarm yang akan memberitahukan pada penghuni gedung bahwa sedang ada bahaya kebakaran yang mengancam.

Demikian ulasan singkat mengenai instalasi pemadam kebakaran otomatis. Selain sprinkler, masih ada beberapa contoh alat pemadam kebakaran otomatis. Jika mungkin anda mempunyai pengalaman menggunakan alat tersebut, silakan membagikan cerita dalam kolom komentar di bawah ini agar lebih banyak lagi pembaca yang mengerti mengenai sistem ini.