Mari Mengenal Jenis Sistem Kebakaran Fire Extinguisher Beserta Alat-Alatnya

Jenis Sistem Kebakaran Fire Extinguisher  jual grosir detektor api

Salah satu jenis sistem kebakaran yang ada adalah fire extinguisher. Berbeda dengan sistem lainnya, sistem ini secara penuh harus dijalankan secara manual. Di artikel ini, kami akan coba memperkenalkan jenis sistem kebakaran tersebut beserta dengan alat-alatnya. Siapa tahu kamu tertarik untuk memasang jenis sistem kebakaran ini ditempatmu bekerja.

Tanpa perlu berlama-lama lagi, langsung saja simak pembahasan jenis sistem kebakaran tersebut di bawah ini!

Pengertian Jenis Sistem Kebakaran Fire Extinguisher

Seperti yang disebutkan sebelumnya, fire extinguisher merupakan sistem kebakaran yang dioperasikan secara manual. Jadi, saat kebakaran terjadi, sistem ini harus dioperasikan oleh manusia secara manual, serta diarahkan langsung ke objek yang terbakar.

Di Indonesia, sistem ini lazim disebut sebagai Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Fire extinguisher sangat lazim digunakan pada gedung perkantoran atau bangunan lainnya yang dipakai buat kepentingan industri. Pemasangan dan penempatan sistem ini sendiri harus disesuaikan dengan peraturan Dinas Pemadam Kebakaran.

Tipe-Tipe Sistem Kebakaran Fire Extinguisher

Fire extinguisher punya empat macam tipe. Keempatnya adalah:

  • Tipe D yang berisi multipurpose dry chemical powder 25 kg dan dilengkapi dengan trolley.
  • Tipe B yang berisi gas karbon dioksida seberat 6,8 kg.
  • Tipe C yang juga berisi gas karbon dioksida. Bedanya, kandungan karbon dioksida yang ada pada tipe ini hanyalah seberat 10 kg.
  • Tipe A yang isinya sama dengan tipe D, yaitu multipurpose dry chemical powder. Bedanya, kandungan zat pada tipe ini hanyalah seberat 3,5 kg, dan tidak dilengkapi oleh trolley.

Alat-Alat Yang Termasuk Fire Extinguisher

Ada beberapa alat yang termasuk ke dalam fire extinguisher. Masing-masing alat itu mempunyai kapasitasnya tersendiri. Alat-alat tersebut adalah:

  1. Water Extinguishers

Alat ini mempunyai ciri khas berupa bentuknya yang serupa tabung, memiliki semprotan, dan berwarna merah. Alat yang berisi campuran air dan karbon dioksida ini cocok dipakai untuk memadamkan api yang membakar material kayu ataupun kertas.

Beberapa waktu terakhir, alat ini mulai mengalami sejumlah modifikasi. Khususnya, untuk bahan yang mengisi alat ini. kini, water extinguishers sudah ada yang berisi air yang mengandung AFFF. Kandungan itu ampuh untuk memadamkan kebakaran pada peralatan listrik dan cairan kimia.

  1. Halon Extinguishers

Secara bentuk, alat ini juga sama dengan alat sebelumnya. Adapun perbedaannya hanyalah pada warnanya saja. berbeda dengan water extinguishers, halon extinguishers (yang selanjutnya akan kami tulis dengan halon) punya warna yang lebih kehijauan.

Alat ini cocok dipakai untuk memadamkan kebakaran di area pabrik, workshop, maupun laboratorium. Untuk isian, halon memiliki isian berupa campuran uap dan gas. Saat dikeluarkan, campuran tersebut dapat menyelimuti api dan menghilangkan unsur oksigen di sekitar api. Dengan begitu, api pun akan mati dengan sendirinya.

  1. Foam Extinguishers

Sesuai namanya, alat satu ini mengandung foam alias busa di dalamnya. Alat yang ciri khasnya berwarna krem ini hanya cocok dipakai untuk area berminyak yang tidak boleh berbaur dengan air. Cara kerjanya sendiri mirip dengan halon, yakni busa yang keluar dari foam akan menghambat oksigen di sekitar api, sehingga api pemicu kebakaran pun akan padam begitu saja.

  1. Powder Extinguishers

Fire extinguisher berwarna biru ini berisi serbuk bersifat inert yang dicampur dengan sodium bikarbonat. Untuk mengeluarkan isian tersebut, alat ini akan memakai gas karbon dioksida yang terkandung dalam cartridge alat ini.

Saat campuran serbuk itu keluar dari alat ini, campuran serbuk akan menyelimuti area yang terdampak api kebakaran. Setelah itu, ia akan menyingkirkan oksigen di sekitar wilayah tersebut, sehingga api pun akan mati dengan sendirinya.

Powder extinguishers bisa dipakai di hampir tiap jenis ruangan. kecuali, ruangan yang mengandung alat produksi yang cukup berharga. Hal tersebut disebabkan kandungan serbuk pada alat ini yang bisa merusak alat produksi manapun, termasuk yang tergolong cukup berharga.

  1. Carbon Dioxide Extinguishers

Sesuai namanya, ini adalah alat yang isinya adalah karbon dioksida. Alat fire extinguisher berwarna hitam ini cocok dipakai untuk area yang mengandung peralatan elektronik. Semisal gudang atau laboratorium komputer.

Disarankan untuk tidak memakai carbon dioxide extinguishers di area yang mengandung logam, karena dapat merusak logam itu sendiri. Disarankan pula untuk tidak menggunakannya di area basement gedung, karena dikhawatirkan bisa meracuni penjaga basement atau bahkan petugas kebakaran yang memakai alat ini.

Demikianlah jenis sistem kebakaran fire extinguisher beserta tipe dan alat-alatnya. Jika kamu tertarik untuk menerapkan sistem ini di gedung tempatmu berada, kamu bisa menghubungi kontraktor fire protection terdekat. Dan salah satunya yang recommended tentu saja TotalFire Indonesia. Jasa kontraktor fire protection yang terpercaya dan sudah ada sejak 2005.

Sekian artikel kali ini. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan. Jika ada pertanyaan atau saran, jangan ragu untuk menyampaikannya di kolom komentar. Sampai jumpa di artikel berikutnya!