Safety Equipment Pencegah Kebakaran di Gedung

Safety equipment merupakan suatu hal yang penting. Baik dimiliki oleh instansi maupun perorangan. Hal ini karena berkaitan dengan keselamatan, keamanan, dan kesehatan.

Salah satu peralatan keselamatan yang harus ada baik di instansi maupun perorangan adalah alat proteksi kebakaran. Alat ini dibutuhkan untuk mencegah kebakaran ataupun mendeteksi insiden tersebut sedini mungkin. Tujuannya supaya kebakaran tidak meluas dan mengurangi risiko kerugian yang lebih besar. Terlebih lagi untuk perusahaan yang memiliki aset besar. Tingkat keamanan dan pencegahan risiko kebakaran pun harus dipersiapkan dengan matang.

Kemudian apa saja peralatan keselamatan yang harus ada di perusahaan besar, industri, atau pabrik? Kemudian bagaimana cara pengadaan alat-alat tersebut?

Peralatan Pencegahan Kebakaran

Semua bencana memang lebih baik dicegah sebelum terjadi. Apalagi jika memang ada alat yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan pencegahan dini. Tujuannya, supaya perusahaan atau diri sendiri tidak mengalami kerugian material yang besar.

Kemudian apa saja alat yang bisa digunakan untuk mencegah kebakaran ini? Apakah mahal memasang alat-alat tersebut? Selanjutnya, di mana alat-alat tersebut bisa diperoleh?

Pertama, mari ulas tentang apa saja alat yang bisa digunakan untuk mencegah kebakaran sedini mungkin.

1. Sistem Pemadam Kebakaran

Salah satu peralatan untuk mencegah kebakaran adalah memiliki fire fighting system. Alat ini ditujukan untuk mencegah kebakaran semakin meluas atau membesar. Kemudian apa saja sistem pencegahan kebakaran ini?

  • Fire Hydrant System

Fire hydrant biasanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan besar. Fire hydrant ini merupakan jaringan yang menghubungkan antara sumber air dengan selang pemancar hydrant. Kegunaan alat ini untuk menanggulangi kebakaran besar pada gedung. Selain itu, sebagai pemasok air untuk petugas pemadam kebakaran.

Pembuatan jaringan fire hydrant memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun, memiliki manfaat yang besar. Selain itu, alat ini bisa digunakan jangka panjang, sekitar 70-100 tahun. Tentu saja, alat tersebut harus dirawat dengan baik supaya bisa digunakan dalam waktu lama.

  • Sprinkler System

Merupakan jaringan yang dibuat untuk melakukan deteksi dan pemadaman api. Cara kerja alat ini adalah mendeteksi adanya bahaya kebakaran, misalnya saja dari asap atau suhu. Kemudian ketika terdeteksi, akan dibunyikan alarm. Bersamaan dengan alarm, akan dipancurkan air secara otomatis untuk mematikan sumber api.

Alat ini merupakan jaringan yang menghubungkan sumber air dengan jet sprinkler. Jadi ketika sensor mendeteksi adanya bahaya kebakaran, maka sumber air akan langsung terpompa dan dikeluarkan air untuk mengatasinya.

  • Dry Pipe System

Dry pipe system merupakan jaringan yang menghubungkan nitrogen dengan jet sprinkler. Hampir sama cara kerjanya dengan wet pipe system. Hanya saja, saat terdeteksi kebakaran, media yang digunakan untuk memadamkan api adalah nitrogen.

  • Foam System

Foam system merupakan jaringan pemadam api menggunakan busa. Jadi media pemadamnya adalah campuran dari air, udara, dan concentrate pembuat foam.

2. Alat Deteksi Kebakaran

Alat untuk mencegah kebakaran yang kedua adalah alat sensor. Alat sensor ini sebenarnya ada banyak sekali. Namun, yang paling sering digunakan adalah sensor asap dan suhu.

Sensor asap digunakan untuk mendeteksi keberadaan asap. Jika ada asap yang terdeteksi, maka alarm akan berbunyi. Demikian juga dengan sensor panas. Sensor ini menggunakan suhu sebagai deteksinya.

Kemudian alat tersebut akan memberikan sinyal. Sinyal bisa berupa alarm maupun pemberitahuan secara pribadi ke gadget pemilik bangunan.

3. Alat Pemadam Kebakaran Lainnya

Selain beberapa fire safety equipment kebakaran di atas, masih ada beberapa alat lainnya. Misalnya saja APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan APAB (Alat Pemadam Api Berat). APAR biasanya berbentuk tabung dengan berat 1-9 kilo. Alat ini bisa digunakan satu orang untuk tingkat kebakaran rendah hingga sedang.

Kemudian untuk kebakaran sedang, bisa memanfaatkan APAB. Alat ini biasanya juga berbentuk tabung, hanya saja ukurannya lebih besar. Kemudian untuk memudahkan membawa, tabung tersebut dilengkapi dengan troli.

Selain alat-alat di atas, menyediakan APD juga akan sangat membantu. Misalnya saja helm pelindung kepala, sarung tangan, jaket khusus, serta alat bantu pernapasan. Peralatan tersebut bisa digunakan jika kebakaran terjadi di ruangan tertutup dan harus diatasi sesegera mungkin.

Selain itu, memiliki fire alarm juga sangat dianjurkan. Pasalnya, alat ini bisa dimanfaatkan untuk memberi tahu penghuni gedung bila ada kebakaran dan diperintahkan segera mengungsi.

Fire safety equipment untuk perusahaan, instansi, pabrik, maupun gedung besar memang cukup rumit. Dibutuhkan perencaan, pengadaan alat, dan instalasi yang tepat, maka dibutuhkan seorang ahli.

Saat ini ada banyak sekali perusahaan EPC yang bergerak di bidang proteksi kebakaran. Namun, yang memiliki pengalaman, profesional, dan memiliki harga dengan penawaran terbaik hanya PT Totalfire Indonesia. Kami akan melayani kebutuhan Anda mulai dari desain, pengadaan alat, hingga pembangunan jaringan proteksi kebakaran.

Bagaimana menurut Anda? Apakah fire safety equipment itu penting dan harus ada di setiap perusahaan maupun bangunan besar?

fire safety equipment di indonesia pemadam kebakaran