Sistem Kebakaran Bangunan Dengan Berbagai Jenisnya

konsultan kontraktor sistem kebakaran bangunan jenisnya

Sistem kebakaran bangunan merupakan sekelompok komponen yang saling berkaitan dan dirancang sebagai pelindung dan pengaman bangunan ketika terjadi insiden kebakaran pada area tersebut.

Komponen sistem kebakaran dirancang menjadi kesatuan indikator yang sangat penting dan wajib ada pada konstruksi bangunan baik berupa gedung perkantoran, gedung manufaktur maupun bangunan lainnya. Sistem ini pula yang disematkan pada berbagai gedung di pusat kota atau tempat umum lainnya seperti hotel, pusat perbelanjaan, perbankan dan lain-lain.

Sistem Kebakaran Bangunan Hydrant

Sistem hydrant menjadi pilihan terbaik yang juga distandarisasi oleh berbagai negara di seluruh dunia. Hal ini karena air merupakan sumber daya alam yang tidak akan habis dan dapat dimanfaatkan secara efektif dalam berbagai kebutuhan hidup manusia, salah satunya sebagai sistem pemadaman api dalam skala besar untuk mengatasi kebakaran pada bangunan dan objek sejenisnya.

Pemasangan sistem hydrant yang tepat dan sesuai dengan standar dapat menjadi investasi jangka panjang. Oleh sebab itu mekanisme sistem kebakaran juga diterapkan di berbagai konstruksi bangunan, mengingat risiko kebakaran yang dapat terjadi kapan saja dan sangat membahayakan nyawa banyak orang.

  1. Sistem Sprinkler Api

Sprinkler api adalah komponen pemadaman kebakaran yang dibuat dengan menyediakan pasokan air serta sistem tekanan yang memungkinkan air melaju pada pipa distribusi lalu menyalurkannya dengan alat penyiraman air.

Kini sistem sprinkler tidak hanya dominan digunakan pada sektor konstruksi besar seperti pabrik dan bangunan komersial saja, namun telah meluas ke lebih banyak lini konstruksi dengan pengadaan yang lebih terjangkau untuk lembaga kecil dan menengah. Sistem sprinkler juga telah mendunia dan digunakan di seluruh negara berdasarkan standar sistem kebakaran bangunan yang berlaku.

  1. Sistem Pipa Basah

Sistem pemadaman dengan pipa basah yakni sistem dengan margin yang lebar. Mekanisme komponen alat ini tergolong dalam sprinkler api dan menjadi sistem yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan sistem sprinkler lainnya.

Selain itu karakteristik pipa basah dinilai lebih handal dan sederhana. Komponen ini disertai dengan katup periksa alarm otomatis sehingga mampu menjalankan metode penyiraman secara otomatis. Hal ini terjadi dengan pasokan air yang berada pada tekanan dan disalurkan ke sistem perpipaan.

  1. Sistem Pipa Kering

Sistem jenis ini merupakan kelompok sprinkler yang sangat populer dan umum digunakan. Sistem ini khusus dipasang pada area ruang yang bersuhu rendah dan memungkinkan untuk membekukan air yang tersimpan pada sistem pipa basah.

Hal ini membuat sistem pipa basah tidak dapat digunakan sementara hingga terjadinya keadaan darurat yang membuatnya akan segera aktif. Ruang yang paling banyak menggunakan sistem ini adalah area parkir yang berada di lantai dasar bangunan. Selain itu juga di garasi mobil, kanopi luar yang melekat dengan bangunan yang dipanaskan.

Bangunan yang dipanaskan berfungsi sebagai tempat penyedia sistem pipa basah yang akan terhubung dengan sistem pipa kering untuk menghantarkan air pada keadaan darurat.

  1. Sistem Semprotan Air

Sistem kebakaran bangunan ini secara operasional mirip seperti banjir, namun metode penyemprotan pada pipa dan pelepasan dirancang sebagai pelindung dari bahaya api yang dikonfigurasi secara unik. Umumnya menggunakan komponen dan alat tiga dimensi, yakni lawan dari sistem banjir yang dirancang untuk melapisi area lantai secara horizontal pada suatu ruang.

Pola semprotan yang digunakan dapat berupa oval, kipas, lingkaran penuh dan jet sempit. Semprotan air yang terkondisi sebagai sistem kebakaran ini juga dapat digunakan secara eksternal pada permukaan tangki minyak atau bahan yang mudah terbakar.

  1. Sistem Foam

Sistem semprotan yang menghasilkan foam atau busa merupakan rangkaian komponen yang digunakan dengan aplikasi khusus. Sistem busa mampu mengeluarkan campuran air dan konsentrat busa ekspansi rendah yang menghasilkan busa dari saluran sprinkler.

Pemasangan sistem ini biasanya dilakukan pada area tertentu dengan tingkat risiko kebakaran pada area yang mengandung bahan bakar atau cairan yang mudah terbakar. Busa yang dikeluarkan akan menuju area tertentu berdasarkan sistem yang digunakan untuk pemadaman dengan foam tersebut.

Manfaat Mengetahui Sistem Kebakaran

Melalui informasi instalasi sistem kebakaran yang terstandarisasi, maka Anda turut mendukung kinerja konstruksi sistem kebakaran. Hal ini juga dapat menjadi pengetahuan yang akan bermanfaat di kemudian hari apabila Anda menemui keadaan darurat pada suatu atau bangunan.

Selain itu dengan informasi yang memadai tentang sistem kebakaran pada bangunan seperti pabrik dan perkantoran, akan menekan tingkat kepanikan terhadap kondisi bahaya dan dapat turut serta menghimbau keamanan bersama.

Solusi untuk kebutuhan jasa konstruksi sistem kebakaran yang terbaik, terpercaya dan sesuai standar internasional adalah PT Totalfire Indonesia. Totalfire berkantor pusat di Jakarta dan telah berpengalaman menjadi pelaksana konstruksi sistem kebakaran di berbagai perusahaan rakasasa di Indonesia.